AYOJAKARTA.COM - Viral saat ini gaya hidup Frugal Living di masyarakat, apakah itu? Ternyata gaya hidup ini patut ditiru terutama bagi para ASN yang kerap menjadi sorotan dengan gaya hedonnya.
Bukan pelit, Frugal Living menerapkan kehidupan hemat sesuai dengan kebutuhan.
Lantas apakah arti dari gaya hidup Frugal Living?
Seperti yang dikutip ayojakarta.com dari situs Kementerian Keuangan, gaya hidup Frugal Living diartikan sebagai suatu konsep di mana seseorang akan mengalokasikan pendapatannya secara sadar dan penuh dengan pemikiran dengan tujuan keuangan masa depan yang jauh lebih jelas.
Bisa dikatakan para pelaku Frugal Living lebih memilih mengeluarkan pendapatannya sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan apalagi hanya ikut trend semata.
Beberapa nama pesohor dunia pun diketahui telah mengikuti gaya hidup Frugal Living sebut saja Leonardo de Caprio, Steve Jobs bahkan Ratu Elizabeth II.
Jika dilihat dari kaca mata masyarakat, tentu nama-nama yang disebut di atas seharusnya tidak perlu memikirkan uang karena terkenal dengan harta kekayaan yang dimiliki.
Namun, ternyata mereka memilih untuk mengikuti gaya hidup konsep Frugal Living.
ASN sebagai aparatur negara yang tiap bulannya mendapatkan gaji dari masyarakat tentu akan aneh jika melakukan kehidupan yang hedonisme.
Baca Juga: Cara Membuat Agar Pesan WhatsApp Tetap Centang Satu padahal Sudah Kita Baca dan Online
Terlebih kekinian kehidupan ASN memang sedang menjadi sorotan, gaya hidup Frugal Living bisa jadi pilihan.
Berikut 5 cara terapkan Frugal Living sangat cocok bagi ASN, dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber :
5 Cara Terapkan Frugal Living Bagi ASN
1. Tulis Tujuan Finansial Anda
Salah satu hal penting ketika Anda memiliki pendapatan, dan ingin mengikuti konsep Frugal Living adalah menulis goals atau tujuan dari keuangan Anda.
Tujuan keuangan masa depan Anda seperti investasi masa depan.
Dengan menulis tujuan finansial maka Anda pun akan dapat memilih pengeluaran sesuai kebutuhan.
2. Buat Anggaran di Tiap Bulannya
Ketika Anda sudah mengetahui tujuan finansial Anda, maka buatlah anggaran untuk pengeluarn Anda di tiap bulannya.
Tentu, hal ini sangat akan membantu Anda mengatur pengeluaran dan mengetahui skala prioritas.
Baca Juga: 4 Tips Hindari Jebakan Pinjol Ilegal Agar Hidup Tenang Tanpa Utang
3. Hindari Utang Konsumtif
Salah satu hal yang bisa menjadi momok terbesar, dan sulit untuk melakukan Frugal Living jika memiliki utang konsumtif seperti kredit atau memiliki paylater bahkan pinjol hanya untuk membeli barang yang diinginkan bukan dibutuhkan.
4. Pengeluaran untuk yang Dubutuhkan bukan Diinginkan
Barang yang dibutuhkan dan diinginkan tentu memiliki arti yang berbeda. Barang yang dibutuhkan tentu sesuai dengan kebutuhan dan akan digunakan. Namun, biasanya barang yang dinginkan memiliki nilai kegunaan yang tidak dibutuhkan dan berujung dengan pemborosan.
Pengeluaran Anda pun harus menjadi pilihan yang tepat.
Baca Juga: Berikut 13 Tanda Kamu Kena Ghosting, Nomor 5 dan 6 Sering Dialami Orang, Yuk Simak!
5. Tidak Impulsif dengan Tren
Banyaknya tren yang viral membuat masyarakat memiliki sifat impulsif karena ingin mengikuti tren yang ada dan tidak ingin ketinggalan zaman.
Padahal mengikuti tren yang ada ini hanya menjadi salah satu pemborosan dari pengeluaran Anda jika tidak sesuai dengan kebutuhan.
Jika ingin mengikuti konsep Frugal Living maka hindari untuk impulsif dengan tren yang ramai di masyarakat.
Itulah informasi dari arti Frugal Living hingga 5 cara terapkan gaya hidup Frugal Living bagi ASN.***

Share this article
5 cara menerapkan konsep gaya hidup frugal living yang cocok bagi PNS, apa itu? Bukan pelit namun pengeluaran sesuai...