AYOJAKARTA.COM – Pinjol atau pinjaman online sedang marak diberitakan. Pasalnya banyak generasi muda yang melamar pekerjaan tidak lolos seleksi akibat skor nilai kredit di BI checking tinggi atau banyak pemakaian pinjaman termasuk pinjol.
Selain itu, banyak generasi muda yang terkena fenomena FOMO atau fear of missing out sehingga menginginkan dapat uang secara instant. Oleh karena itu, penting untuk generasi muda mengelola keuangan pribadinya agar tak terjebak pinjol.
Berikut ini adalah lima tips mengelola keuangan pribadi agar tak terjebak pinjol yang wajib diketahui oleh generasi muda. Beberapa tipsnya adalah sebagai berikut:
Baca Juga: 5 Fakta Unik Kepribadian Orang yang Suka Warna Hijau Menurut Psikologi!
1. Bisa membedakan kebutuhan dan keinginan
Banyak orang dari generasi muda yang tak bisa membedakan kebutuhan dan keinginan. Sehingga sering mengeluarkan uang untuk hal-hal yang bersifat keinginan.
Sementara untuk kebutuhan hidup atau kebutuhan yang penting dalam membantu pekerjaan, seringkali menggunakan uang yang berasal dari paylater, pinjol, atau utang pada teman/kerabat.
Jangan membeli barang yang di luar kemampuan alias untuk memenuhi gengsi agar tak dipandang miskin oleh orang lain. Bergaya sesuai kemampuan saja.
Oleh karena itu, penting untuk generasi muda bisa membedakan mana yang termasuk kebutuhan dan keinginan agar tak berutang ke mana pun apalagi menggunakan pinjol.
Baca Juga: Cara Melihat Pesan WhatsApp yang Sudah Dihapus Pengirim padahal Belum Terbaca
2. Membuat rencana keuangan (budgeting)
Membuat rencana keuangan atau sering disebut juga budgeting merupakan langkah yang penting dalam mengelola keuangan pribadi.
Buatlah rencana keuangan serinci mungkin dan disiplin untuk mengeluarkan uang sesuai dengan rencana yang telah dibuat.
Rencana keuangan memuat pendapatan, kebutuhan, tabungan, investasi (kalau ada), tabungan, berbagi, melunaskan utang (kalau punya utang), dan keinginan.
Anggarkan banyak uang di kebutuhan, berbagi, tabungan, investasi, dan pelunasan utang. Prioritaskan beberapa pos tersebut. Keinginan sedikit saja dan sebisa mungkin hindari pengeluaran uang yang impulsive pada pos ini.
Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah Sepi Peminat di Universitas Sebelas Maret (UNS), Paling Sedikit 42 Pendaftar!
3. Memanfaatkan diskon dan promo saat membeli barang yang bersifat kebutuhan atau keinginan
Apabila ingin berbelanja untuk kebutuhan dan keinginan, manfaatkan diskon dan promo yang ada.
Jangan mengutamakan brand terkenal tapi lebih mengutamakan fungsi dan kualitas barangnya.
4. Menghemat biaya yang dikeluarkan
Salah satu tips mengelola keuangan pribadi agar tak menggunakan pinjol atau berutang pada orang lain adalah menghemat biaya yang dikeluarkan.
Misalnya biasanya setiap hari beli makan di luar atau memesan makanan lewat layanan pesan antar, bisa dikurangi berapa kali memesannya atau memasak makanan sendiri.
Baca Juga: 8 Jurusan Kuliah Sepi Peminat di Universitas Brawijaya, Persaingannya Mudah
Bisa juga dengan memasak nasi sendiri lalu lauknya beli di warteg terdekat.
Ada lagi cara bagi generasi muda untuk lebih hemat biaya yaitu mengurangi pergi ke mall atau café. Bisa diatasi dengan membeli kopi instant atau membuat kopi sendiri di rumah dengan kopi bubuk dan membuat makanan ringan sendiri.
Untuk hiburannya bisa menggunakan YouTube atau berlangganan layanan streaming film.
5. Menabung sisa kembalian belanja atau sisa budgeting
Menurut buku Survival Guide Book for Girls: Saving vs Shopping, menabung kembalian ke dalam celengan adalah salah satu cara menabung setelah melakukan pengelolaan keuangan pribadi.
Celengan ini nantinya akan dibongkar dan bebas digunakan untuk membeli barang yang diinginkan atau investasi.
Itulah lima tips mengelola keuangan pribadi agar tak terjebak pinjol atau pinjaman online yang wajib diketahui oleh generasi muda.***

Share this article
Simak lima tips mengelola keuangan pribadi agar tak terjebak pinjaman online atau pinjol yang wajib diketahui oleh generasi muda.