Internasional

Waduh! Perang Kamboja dan Thailand Berpotensi Meluas? Pemerintah Indonesia Bisa Lakukan Hal Ini

Oleh: Karseno AJ Selasa 29 Jul 2025, 17:16 WIB
Perang Thailand vs Kamboja semakin meluas

AYOJAKARTA.COM – Dampak dari semakin memburuknya perselisihan antara Kamboja dengan Thailand, masing-masing duta besar atau dubes mulai ditarik ke negara asal.

Menyikapi penarikan duta besar yang dilakukan oleh Kamboja dan Thailand, Pakar Hubungan Internasional asal Unpad memberikan tanggapan.

Disampaikan saat mengisi acara diskusi mengenai dampak perang Kamboja dan Thailand, Teuku Rezasyah menyebut penarikan duta besar merupakan indikasi peningkatan tensi.

Peran dubes dalam setiap hubungan diplomatik, menurut Teuku bukan hanya menjadi perwakilan negara lain tetapi juga membuka komunikasi bilateral.

Penarikan dubes yang dilakukan oleh masing-masing negara, baik Kamboja dan Thailand mencerminkan peningkatan konflik di kedua negara.

Karena itu, Teuku berharap agar negara-negara di kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia dan Malaysia mulai menginisiasi pentingnya membuka mediasi.

Perang antara Kamboja dan Thailand yang dibiarkan berkepanjangan, menurut Teuku bukan hanya berpotensi merugikan kedua negara tetapi juga kawasan Asia Tenggara.

Dua negara lain yang diduga akan mengalami langsung dampak perang antara Kamboja dan Thailand adalah Laos dan Myanmar serta Vietnam.

Peran bangsa Indonesia sebagai saudara tertua di Asia Tenggara, menurut Teuku bisa dimulai dengan membuka dialog dengan Malaysia sebagai Ketua organisasi ASEAN saat ini.

Sebagai salah satu negara pionir di wilayah Asia Tenggara, pemerintah Indonesia menurut Teuku perlu terlebih dahulu memahami tensi Thailand.

Baca Juga: Viral! PPATK akan Blokir Rekening Dormant yang Tidak Aktif selama 3 Bulan

Teuku menganggap mengenali tensi emosi negara yang sedang berkonflik penting dilakukan, mengingat kedua negara telah sama-sama menunjukkan kekuatan.

Upaya pemerintah Indonesia dalam membujuk Thailand, menurut Teuku dapat diawali dengan sama-sama mengingatkan tentang perannya sebagai tetua di Asia Tenggara.

Dalam menghadapi situasi perang di kawasan Asia Tenggara, Teuku mengingatkan tentang kemampuan diplomatik Indonesia dalam kancah dunia.

“Semoga kita masih ingat bahwa kita punya kekuatan secara diplomatik dan bisa mengulangi lagi keberhasilan Indonesia pada Mei 2011,” jelas Teuku.

Upaya menghentikan perang Kamboja dengan Thailand, menurut Teuku perlu menjadi prioritas pemerintah Indonesia mengingat kedua negara yang bertikai juga memiliki afiliasi.

Baca Juga: Rangkuman Materi Sejarah Republik Indonesia Serikat Untuk Kelas 9 SMP

Sebagaimana sudah menjadi rahasia ekonomi, Amerika memiliki kepentingan dengan Thailand sebagaimana China dengan Kamboja.

Perseteruan dari kedua negara yang tidak segera dihentikan, menurut Teuku bisa membuat zona perang justru semakin berkembang.

Jika tidak segera dicarikan jalan keluar, perang akan mengancam lebih banyak negara di kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia.

“Kalau kita tidak hati-hati ini bisa meluas, dan Indonesia mohon lebih proaktif daripada Amerika,” tegas Teuku dikutip Ayojakarta dari tvOneNews. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Jinan Vania Barizky