Jakarta Pusat

Masih Rawan Penularan, Protokol Kesehatan Pasar Harus Dibenahi

Oleh: Admin Jumat 10 Jul 2020, 18:38 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana/ instagram

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Anggota DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana menginspeksi Pasar Jaya Cengkareng untuk melihat penerapan protokol kesehatan. Dia mendapati pedagang hingga pengunjung yang tidak mematuhi protokol tersebut.

William khawatir hal itu akan menambah penularan Covid-19 di pasar tradisional. Oleh karena itu, dia mendesak Gubernur Anies Baswedan segera membenahi sistem pengawasan pasar agar penyebaran virus dapat dikendalikan.

“Kita butuh terobosan dan ketegasan untuk memutus rantai penyebaran virus. Sekarang ini virus dari pasar tradisional sudah merambah ke pemukiman sekitar. Kalau tidak dibenahi lonjakan kasus akan terus terjadi,” kata William, Jumat (10/7/2020).

AYO BACA : Bertambah 236, Positif Covid-19 di Ibu Kota Tembus 13.598 Kasus

Selain itu, untuk mengurangi potensi penularan virus, William menyarankan agar masyarakat tidak setiap hari belanja ke pasar. Dia juga meminta Pemprov DKI mengedukasi pedagang pasar tentang berjualan secara online.

"Pembeli harus didorong untuk tidak setiap hari berbelanja ke pasar. Penjual juga harus diajarkan untuk mulai berjualan online agar interaksi tatap muka berkurang,” kata dia. 

Willaim menambahkan, penambahan kasus harian Covid-19 di Jakarta masih sangat tinggi seiring dengan dibukanya kembali aktivitas sosial-ekonomi. Dalam seminggu terakhir, katanya, rata-rata kasus masih di atas 200. Oleh karena itu, dibutuhkan langkah tegas dari Pemprov DKI untuk menekan angka tersebut.

“Kemarin Jakarta mencatat rekor penambahan 357 kasus perhari, kalau tidak ada langkah nyata pemutusan penyebaran di pasar tradisional, saya khawatir peningkatan akan terus terjadi,” jelasnya.

AYO BACA : Sepedaan (Lipat), Lanjut LRT Jakarta, Kulineran Deh di Kelapa Gading

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati