anggota dprd dki william aditya sarana
PSI Nilai ASN 'Jaga' Pasar Tak Efektif
“ASN memang sudah bertugas, tapi fungsinya belum optimal. Banyak pedagang hanya memakai masker, tidak pasti apa cukup pakai masker atau wajib pakai face shield dan sarung tangan seperti anjuran Kemenkes,” kata William, Jumat (10/7/2020).
Masih Rawan Penularan, Protokol Kesehatan Pasar Harus Dibenahi
“Kita butuh terobosan dan ketegasan untuk memutus rantai penyebaran virus. Sekarang ini virus dari pasar tradisional sudah merambah ke pemukiman sekitar. Kalau tidak dibenahi lonjakan kasus akan terus terjadi,” kata William, Jumat (10/7/2020).
PSI: Seharusnya Pemprov DKI Jakarta Buka Data Penerima Bansos
Ia meminta Pemprov DKI Jakarta meniru Pemkot Bekasi yang membuka data penerima Bansos di halaman website resminya. Melalui sistem ini, seluruh warga bisa mengetahui status penerima Bansos.
Azas Tigor Bawa Massa Hadiahi Piagam dan 'Sisir Anggaran' untuk William PSI DKI
Para pengunjuk rasa itu menilai William telah bertindak baik dalam mewujudkan transparansi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Massa yang datang nampak kompak berkemeja putih lengan panjang, membawa atribut seperti topeng wajah William, dan spanduk bertuliskan #SaveAPBDjakarta.
William Sarana Disanksi Badan Kehormatan, Ini Respons PSI
Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta memberikan sanksi ringan kepada Anggota Fraksi PSI DKI, William Aditya Sarana. Sanksi diberikan lantaran William dinilai aneh dan berlebihan. Wakil Ketua Fraksi PSI DKI Jakarta, Justin Adrian mengatakan apa yang dilakukan William terkait dengan ramainya anggaran lem aibon senilai Rp 82,8 miliar beberapa waktu lalu adalah fakta.
DPRD Penasaran Satpol PP Kok Bisa Membobol Sistem di Bank DKI
DPRD DKI Jakarta perlu segera memanggil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi untuk diminta penjelasan terkait dugaan pembobolan ATM dengan kartu Bank DKI. Begitu pendapat anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) William Aditya Sarana
Sebelum Unggah ke Medsos, William PSI Ngaku Pernah Bahas Lem Aibon di Banggar
Wiliam berdalil sudah tahu ada mekanisme pembahasan di forum dewan. "Ya jadi saya sudah tahu mekanisme pembahasan di dewan, karena yang saya omongkan di media sosial itu sudah saya omongkan di rapat," ucapnya.
Diperiksa BK Hampir 2 Jam. William PSI: Saya Belum Tahu Langgar Etik atau Tidak
Hampir dua jam anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana menjalani pemeriksaan di ruangan Badan Kehormatan DPRD DKI Jakarta, Selasa (11/11/2019). William mengaku diperiksa oleh tujuh anggota BK. Sekitar pukul 12.05 WIB, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu keluar dari ruang BK.
Ditemani Rekan PSI, William Penuhi Panggilan BK DPRD DKI
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana memenuhi panggilan Badan Kehormatan DPRD DKI Jakarta. Ia terlihat memasuki ruangan BK pada pukul 10.20 WIB. Anggota dewan termuda itu didampingi rekannya dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Agust Hamonangan.
PSI DKI Pasang Badan untuk William Aditya
Menurut Jurubicara DPW PSI Jakarta, Rian Ernest, perbuatan William membocorkan draf Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) ke media sosial semata-mata untuk menjalankan asas transparansi.
M Taufik: Tidak Ada yang Ditutupi dalam Pembahasan KUA-PPAS
Ketua DPD Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik mengaku telah menerima dokumen KUA-PPAS pada 5 Juli 2019 lalu. Dokumen tersebut, kata Taufik, diterima dengan surat nomor 579/1.713.6 perihal penyampaian rancangan KUA-PPAS tahun anggaran 2020. Artinya, kata Taufik, pembahasan anggaran telah dilakukan secara transparan, hingga batas waktu pengetokan APBD 2020 pada 30 November nanti.
Pengamat: Aksi William Positif, Asal Jangan Ada Motif Lain
Tindakan anggota DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana dinilai cukup baik dalam mengungkap kejanggalan anggaran pada rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon (KUA-PPAS) APBD DKI 2020.
Sindir Wiliam, Ketua Komisi B: Temuan Anggaran Kita Klarifikasi
Komisi B DPRD DKI Jakarta menyayangkan sikap anggota DPRD Wiliam Aditya Sarana terkait unggahan anggaran pengadaan lem aibon senilai Rp 82,8 miliar tanpa ada pembahasan terlebih dahulu.
Dilaporkan ke BK DPRD, Wiliam Aditya Siap Pertaruhkan Jabatan
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Wiliam Aditya Sarana menyatakan siap menjalani proses hukum pasca dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta, terkait dengan pengunggahan anggaran lem aibon senilai Rp82,8 miliar di dalam sosial medianya. Bahkan, Wiliam menyatakan siap mempertaruhkan jabatannya sebagai anggota dewan saat mengikuti proses hukum di BK DPRD DKI Jakarta.
E-Budgeting Akan Ditingkatkan, Anies Baswedan: Terima Kasih KPK
Peningkatan (<i>upgrade</i>) sistem <i>e-Budgeting</i> dalam <i>website apbd.jakarta.go.id.</i> yang akan dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendapat apresiasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Atas respons tersebut, Anies mengatakan peningkatan tersebut dilakukan untuk menjunjung transparansi sekaligus menjadi pembelajaran bagi stafnya yang tidak rajin. "Saya berterima kasih kepada KPK. Spirit-nya adalah memang membuat proses <i>budgeting&lt;?i> itu transparan, kemudian kita bisa mengendalikan perilaku orang," ujar Anies dalam kegiatan Car Free Day di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (3/11/2019).
DPRD Seperti LSM atau Koruptor
Dalam polemik anggaran siluman Rancangan APBD DKI Jakarta, anggota DPRD menyalahkan temannya sesama anggota DPRD Jakarta dari Fraksi PSI seperti LSM.
Relawan Anies: Terkesan Cari Sensasi, Orang PSI Tidak Paham Masalah
Tanpa harus dipublikasikan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, telah mengoreksi dokumen KUA-PPAS 2020 yang tak wajar.
Dua Pejabat Pemprov DKI Mundur, William: Anies Seharusnya Pasang Badan
Wiliam bahkan menyebut kepemimpinan Anies kerap melemparkan tanggung jawab kesalahan kepada bawahan. Menurut dia, kebiasaan itu harus diubah.
Masih Perlukah TGUPP?
Polemik anggaran lem aibon. Sebelumnya pulpen dan jalur sepeda. Memunculkan sebuah pertanyaan masih perlukah Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP)?
William Aditya Tidak Kapok Ditegur Inggard Joshua
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Wiliam Aditya Sarana ditegur Wakil Ketua Komisi A Inggard Joshua lantaran memposting unggahan di Twitter terkait anggaran Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA - PPAS). Namun, William mengaku tidak kapok usai ditegur seniornya di Kebon Sirih itu. Menurut William, pihaknya tetap akan menjunjung transparansi dalam mengawasi rancangan keuangan untuk APBD 2020.