TEBET, AYOJAKARTA.COM - Hinga kini, maish ada beberapa sektor yang dilarang beroperasi meski pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta sudah dilonggarkan. Konser salah satunya. Lini lain yang masih dilarang hingga kini yakni festival, diskotek, bioskop, tempat karaoke, panti pijat gym dan kolam renang.
Hingga kini Pemprov DKI Jakarta belum menemukan protokol kesehatan untuk gelar konser yang identik dengan artis dan pengunjung yang ramai. Jika dibatasi dengan cara jaga jarak fisik, hal itu justru akan merugikan pihak penyelenggara konser.
AYO BACA : Konser Lelang Motor, Ketua MPR Mengaku Tak Enak Hati Dengan Presiden Jokowi
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Cucu Ahmad Kurnia mengaku belum menemukan protokol agar bisa menggelar konser tapi penularan Virus Corona atau Covid-19 juga tidak terjadi. Jika sudah ditemukan, maka konser bisa kembali digelar.
"Kalau protokol Covid-nya ketemu, kita izinkan. Kalau izin kan juga ada pihak terkait seperti Polda," ujar Cucu saat dikonfirmasi, Kamis (18/6/2020).
AYO BACA : Tompi Ajak Musisi Angkat Budaya Indonesia dalam Konser 7 Ruang
Cucu menyebut pihaknya sudah mempertimbangkan untuk mengizinkan konser dengan aturan sekarang, yakni pengurangan kapasitas. Namun, aturan ini disebutnya justru akan membuat penyelenggara rugi.
Ia beranggapan jika penonton dikurangi, maka pendapatan akan berkurang. Dengan demikian penyelenggara tak bisa mendapatkan untung karena biaya mendatangkan artis, mendirikan panggung, dan kebutuhan lainnya sudah mahal.
"Taruh nih, kita paksakan adanya social distancing dengan (pembatasan) kapasitas 30 persen dari daya tampung normal. Tapi, pasti akhirnya penyelenggaranya tekor," jelasnya
Cucu juga tak memberitahu kapan pembahasan itu akan rampung dan diumumkan. Pihaknya lebih mengutamakan membuka tempat yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat.
"Kalau perkiraan, saya belum bisa pastikan, karena tim Gugus Tugas Covid-19 yang punya wewenang untuk menentukan sebuah kegiatan itu aman atau tidak beroperasi lagi," katanya.
AYO BACA : Dompet Dhuafa Ajak Beramal di Bulan Ramadan Lewat Digitalisasi dan Konser Online