AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Kota Jakarta Timur bergerak cepat menekan populasi ikan sapu sapu yang kian meresahkan dengan menggelar operasi penangkapan serentak di 10 kecamatan.
Dari kegiatan tersebut, total sebanyak 763 kilogram ikan sapu-sapu berhasil dikumpulkan dan langsung dimusnahkan demi mencegah dampak negatif bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat.
Hasil tersebut merupakan gabungan penangkapan ikan yang dilakukan sejak Kamis (16/4) sore hingga Jumat (17/4) pagi pukul 08.45 WIB.
Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengatakan salah satu kontribusi terbesar berasal dari kawasan Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung di Cililitan, Kecamatan Kramat Jati.

Di lokasi tersebut, petugas berhasil mendapat sekitar 200 kg ikan sapu-sapu.
Kegiatan ini ini melibatkan 150 personel gabungan yang terdiri dari unsur pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kelurahan, dan kecamatan.
Tak lupa partisipasi masyarakat sekitar juga sangat membangu mempercepat proses penangkapan di lapangan.
Munjirin memastikan seluruh hasil tangkapan ikan sapu-sapu ini tidak akan dimanfaatkan, melainkan dimusnahkan dengan cara dikubur.
Namun, sebelum dilakukan penguburan ikan-ikan tersebut harus lebih dulu dipastikan benar-benar mati.

Operasi ini diharapkan tidak hanya menekan populasi ikan sapu-sapu, tapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dan tidak memanfaatkan ikan berbahaya tersebut untuk konsumsi.
Lebih lanjut, Munjirin mengatakan bahwa Pemkot Jakarta Timur terus berkomitmen untuk melaksanakan program pengendalian ikan sapu-sapu secara berkelanjutan.***