AYOJAKARTA.COM - Program Sekolah Rakyat kembali menghadirkan terobosan baru di bidang pendidikan dan literasi.
Melalui Kementerian Sosial, pemerintah telah merancang perpustakaan di gedung permanen Sekolah Rakyat sebagai fasilitas modern yang dapat diakses 24 jam non-stop.
Menariknya, perpustakaan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi siswa internal saja, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum dan siswa dari sekolah lain.
Inisiatif ini dihadirkan sebagai upaya memperluas akses terhadap sumber belajar, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu di siang hari.

Dengan jam operasional tanpa batas, perpustakaan diharapkan dapat menjadi ruang inklusif yang bisa dimanfaatkan oleh pelajar, pekerja, hingga warga sekitar untuk menambah pengetahuan.
Penempatan perpustakaan di bagian paling depan kawasan SR ini akan jadi simbol strategis untuk mendorong budaya literasi di tengah masyarakat, sekaligus menjadi alternatif destinasi rekreasi edukatif yang aman dan berkualitas.
Bahkan ribuan buku lintas jenajang pendidikan sudah didistribusikan untuk mengisi koleksi perpustakaan SR.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Perpustakaan Nasional, Prof. Aminudin Aziz.

Bukan hanya buku fisik, perpustakaan ini nantinya juga akan dilengkapi dengan Anjungan Baca Digital (ABD).
Fasilitas ini memungkinkan akses terhadap karya-karya guru dan siswa secara daring.
Seperti diketahui, saat ini pemerintah telah membangun gedung permanen SR di 100 titik lebih di seluruh Indonesia dengan pengawasan infrastruktur oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Dengan nilai investasi sekitar Rp250 miliar hingga Rp300 miliar per lokasi, konsep bangunan Sekolah Rakyat akan didesain seragam untuk daerah.
Namun, bersifat vertikal di wilayah perkotaan guna menyiasati keterbatasan lahan.

Dengan hadirnya perpustakaan 24 jam di Sekolah Rakyat, diharapkan tidak ada lagi batasan bagi siapa pun untuk belajar.
Program ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih terbuka, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.***
Share this article
Perpustakaan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi siswa internal saja, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum dan siswa dari sekolah lain.