Khazanah

Pahala Puasa Asyura dan Tasua, Ibadah Sunnah yang Anjuran Rasulullah SAW Lengkap dengan Jadwal dan Niatnya

Oleh: Redaksi Jumat 05 Agu 2022, 14:38 WIB
Pahala Puasa Asyura dan Tasua, Ibadah Sunnah yang Anjuran Rasulullah SAW

AYOJAKARTA.COM - Berikut adalah ulasan mengenai pahala puasa Asyura dan puasa Tasua

Sebagaimana diketahui, puasa Asyura dan puasa Tasua ini merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan oleh Rasullullah SAW. 

Selain pahala puasa Asyura dan puasa Tasua, dalam artikel ini juga akan disampaikan kapan jadwal dan lengkap dengan niatnya. 

Baca Juga: Keutamaan dan Niat Puasa Muharram 1444 H, Lengkap dengan Lafal dan Terjemahan Bahasa Indonesia

Lantas apa saja pahala dari pahala puasa Asyura dan puasa Tasua dan kapan menjalankannya? 

Seperti dilansir AyoJakarta.com dari suara.com dengan judul "Pahala Puasa Asyura dan Tasua, Ibadah Sunnah Anjuran Rasulullah SAW".

Jadwal puasa Asyura dan puasa Tasua dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram dan 10 Muharram. 

Baca Juga: 11 Amalan 1 Muharram 1444 H Selain Puasa, Doa Akhir dan Awal Tahun

Menurut kalender Hijiriyah, tanggal 1 Muharram 1444 H jatuh pada taggal 30 Juli 2022. Maka.

Sehingga bisa dihitung jadwal puasa Asyura dan Tasua 2022 jatuh pada hari Minggu 7 Agustus 2022 dan Senin 8 Agustus 2022.

Lantas, apa saja pahala puasa Asyura dan Tasua? 

Baca Juga: Jadwal Puasa Muharram 1444 H, Lengkap dengan Bacaan Niat, Tata Cara, Hukum dan Keutamaanya

Pahala Puasa Asyura

Rasulullah SAW menganjurkan umat Muslim melaksanakan puasa Asyura di bulan Muharram. Pahala puasa sunnah ini, yakni sebagai penghapus dosa di tahun sebelumnya.

Sebagaimana hadis yang diriwayatkan Abi Qatadah, menyebutkan, "Puasa Asyura dapat meleburkan dosa di tahun yang lalu."

Baca Juga: Niat Puasa Senin Kamis Lengkap: Arab, Latin, Arti Beserta Keutamaannya

Sementara para ulama mengatakan keutamaan puasa Asyura adalah bisa mengampuni dosa-dosa selama 60 tahun. Hal ini tentu dibarengi dengan berharap keridhaan Allah SWT.

Ada pula hadis riwayat muslim yang disampaikan Abdullah Ibnu Abbas RA menyatakan bahwa puasa Asyura menjadi salah satu ibadah sunnah yang sering dilakukan Nabi Muhammad SAW.

"Aku tidak pernah mendapati Rasulullah SAW menjaga puasa suatu hari karena keutamaannya dibandingkan hari-hari yang lain kecuali hari ini yaitu hari Asyura dan bulan ini yaitu bulan Ramadan."

Baca Juga: Keutamaan dan Niat Puasa Muharram Lengkap dengan Lafal dan Terjemahan Bahasa Indonesia

Adapun niat puasa Asyura sebagai berikut.

Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnati 'Asyura lillahi ta'ala.

Artinya: Aku berniat puasa sunah Asyura karena Allah SWT.

Baca Juga: Tata Cara Berbuka Puasa Arafah 9 Dzulhijjah Sabtu 9 Juli 2022, Disunahkan Berbuka dengan Sesuatu yang Manis

Pahala puasa Tasua

Melaksanakan puasa sunnah Tasua di bulan Muharram juga dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Pahala puasa ini sebagai pembeda puasa umat Islam dengan kaum Yahudi. Pasalnya, kaum Yahudi juga melakukan puasa Asyura pada 10 Muharram.

Kaum Yahudi melaksanakan puasa Asyura sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Musa. Nabi Musa sendiri melakukannya sebagai rasa terima kasih karena Allah menenggelamkan Firaun dan pasukannya.

Baca Juga: Berikut Perbedaan Puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah, dari Dalil hingga Keutamaan

Sebagai pembeda, Rasulullah SAW menganjurkan agar umat Muslim melakukan puasa satu hari sebelum puasa Asyura, yakni puasa Tasua dan berikut niatnya.

Nawaitu shauma hadzal yaumi 'an ada'i sunnatit Tasu'a lillahi ta'ala.

Artinya: Aku berniat puasa sunah Tasu'a pada hari ini karena Allah SWT.***

Reporter Redaksi
Editor Desi Kris