AYOJAKARTA.COM - Simak perbedaan puasa Tarwiyah dan Arafah di bulan Dzulhijjah dalam artikel ini.
Menjelang Hari Raya Idul Adha 2022, umat muslim disunahkan untuk berpuasa.
Di antaranya adalah puasa Tarwiyah dan Arafah.
Lantas apakah perbedaan kedua puasa sunah di bulan Dzulhijjah ini?
Berikut penjelasannya yang dikutip AyoJakarta.com dari AyoSemarang.com dengan judul Perbedaan Puasa Arafah dan Tarwiyah, Dua Puasa Sunnah di Bulan Dzulhijjah.
Baca Juga: Asal Usul Hari Arafah dan Keistimewaannya, Nabi Ibrahim Mengetahui Perintah Allah SWT
Perbedaan puasa Arafah dan Tarwiyah terletak pada hari dan tanggal.
Puasa tarwiyah dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijah karena pada saat itu disebut hari tarwiyah.
Sedangkan puasa Arafah dilakukan pada 9 Dzulhijah, yaitu pada hari Arafah.
Keutamaan puasa Arafah dan Tarwiyah juga menjadi amalan sunnah yang bisa mendatangkan pahala jika dijalani, namun tidak berdosa jika tidak dilakukan.
Keutamaan puasa Tarwiyah, yaitu pengampunan dosa pada satu tahun sebelumnya.
Baca Juga: Ini Perbedaan Puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah, dari Waktu Pelaksanaan hingga Keutamaan
Sedangkan keutamaan puasa Arafah adalah akan diampuni dosanya dua tahun yang lampau dan dua tahun yang akan datang, juga merupakan yang paling utama untuk diamalkan.
Hal ini termaktub dalam hadits riwayat Muslim sebagaimana dijelaskan Imam an-Nawawi dalam Kitab Riyadhush Shalihin.
Dari Abu Qatadah RA berkata, "Rasulullah SAW pernah ditanya mengenai puasa Arafah, maka beliau menjawab, 'Puasa tersebut dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang."
Berbeda dengan puasa Arafah yang memiliki dalil kuat, dalil mengenai puasa Tarwiyah cenderung lemah.
Sejumlah hadits tentang puasa Tarwiyah memiliki derajat dhaif (lemah) dan maudhu'.
Itulah beberapa perbedaan antara puasa Arafah dan Puasa Tarwiyah.***Mia Fitria (AyoSemarang.com)

Share this article
Inilah perbedaan puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah mulai dari dalil hingga keutamaannya. Jangan sampai kamu tidak tahu!