AYOJAKARTA.COM - Keutamaan dan niat Puasa Muharram dapat disimak di artikel ini.
Tak lama lagi, umat muslim akan memasuki tahun baru Islam yang jatuh di Bulan Muharram.
Sama seperti bulan lain dalam kalender Islam, di Bulan Muharram ini umat muslim dianjurkan melakukan amalan sunah.
Satu di antaranya adalah Puasa Muharram.
Dikutip AyoJakarta.com dari AyoBandung.com dengan judul Keutamaan Puasa Muharram, Salah Satu amalan Sunnah yang dianjurkan Rasulullah, berikut adalah keutamaan dan niat Puasa Muharram.
Di antara keutamaan bulan Muharram ialah Allah Subhanahu wa ta’ala sendiri menyebut bulan pertama dalam penanggalan Hijriah sebagai Syahrullah atau bulan Allah.
Dalam bulan Muharram juga, ada beberapa amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk umat Islam.
Puasa Muharram menjadi salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan oleh umat islam.
Baca Juga: Manfaat dan Keutamaan Puasa Senin Kamis, Jika Dikerjakan Sangat Luar Biasa Bagi Diri Sendiri
Keutamaan Puasa Muharram
Berkenaan keutamaan puasa di bulan pertama tahun Hijriah, Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam menyebutkan bahwa puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram, sebagaimana hadist riwayat muslim yang diriwayatkan Abu Hurairah berikut ini:
“Rasulullah SAW berkata, ‘Puasa paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, yakni Muharram. Sementara sholat paling utama setelah sholat fardhu adalah sholat malam.”
Lantas kapan pelaksanaan puasa Muharram?
Melansir dari islam.nu.or.id, disebutkan dalam syarah sunan Tirmidzi bahwa tata cara pelaksanaan puasa Muharram ada tiga bentuk.
Pertama, yang paling utama adalah puasa di hari kesepuluh beserta satu hari sebelum (9 Muharram) dan sesudahnya (11 Muharram).
Kedua, puasa di hari kesembilan dan kesepuluh dan yang ketiga, puasa di hari kesepuluh saja.
Puasa yang dilaksanakan pada tanggal 10 di bulan Muharram ini disebut sebagai puasa Asyura.
Di antara keutamaan puasa Asyura ialah dapat menghapus dosa setahun yang sudah lewat.
“Diriwayatkan dari Abu Qatadah ra : Sungguh Rasulullah SAW bersabda pernah ditanya tentang keutamaan puasa hari asyura, lalu beliau menjawab: “Puasa Asyura melebur dosa setahun yang telah lewat.” (HR. Muslim).
Adapun puasa pada 9 dan 11 Muharram merupakan pelengkap dari puasa Asyura yang dijadikan sebagai pembeda antara umat Islam dengan umat Yahudi yang juga berpuasa di tanggal 9 Muharram (hari Asyura).
Hal tersebut berdasarkan hadist berikut ini:
“Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah bersabda: ‘Puasalah kalian pada hari Asyura dan bedakan dengan kaum Yahudi, puasalah kalian sehari sebelum atau sesudahnya.” (HR. Ahmad).
Baca Juga: 3 Keutamaan dan Jadwal Puasa Asyura 2022 di Bulan Muharram 1444 Hijriah
Niat Puasa Muharram secara umum
lilahi ta’ala.”
Artinya:
Saya niat puasa Muharram karena Allah ta’ala.
Sementara itu untuk niat puasa secara khusus untuk puasa Tasu’a (puasa tanggal 9 Muharram), niatnya adalah sebagai berikut:
“Nawaitu shauma Tasu’a-a lillahi ta’ala.”
Artinya:
Saya niat puasa Tasu’a karena Allah.
Adapun untuk puasa Asyura (puasa 10 Muharram), niatnya adalah:
Nawaitu shauma Asyura-a lilahi ta’ala.
Artinya:
Saya niat puasa Asyura karena Allah ta’ala.
Demikian informasi mengenai keutamaan puasa Muharram lengkap beserta niatnya. ***Rina Marlina Fitriana (AyoBandung.com)
Share this article
Berikut keutamaan dan niat puasa Muharram 1444 Hijriyah lengkap dengan lafal dan terjemahan Bahasa Indonesia.