AYOJAKARTA.COM – Umat Islam kini memasuki bulan suci Ramadhan yang di dalamnya diwajibkan berpuasa.
Puasa merupakan salah satu amal yang harus dilakukan di bulan Ramadhan, yaitu dilarang makan dan minum dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.
Sebelum melaksanakan puasa, umat Islam dianjurkan untuk makan sahur dan membatalkan puasa dengan cara berbuka pada waktu terbenam matahari.
Diketahui dalam melaksanakan makan sahur dan berbuka, ada beberapa hal yang menjadi sunah sehingga jika dilaksanakan akan mendapatkan pahala.
Tentunya ini menjadi salah satu ladang pahala bagi umat Islam dalam beribadah di bulan Ramadhan.
Dikutip ayojakarta.com dari kemenag.go.id. pada Senin (11/3/2024), berikut hal yang menjadi sunah dalam melaksanakan sahur dan berbuka saat puasa, yaitu:
Baca Juga: 5 Tips Sehat Berbuka Puasa di Bulan Ramadhan, Hindari Makanan Tertentu dan Jangan Berlebihan!
Sahur
Sahur merupakan salah satu sunah Rasulullah SAW.
Disebutkan bahwa sahur merupakan salah satu pembeda antara puasa umat Islam dengan umat atau agama lainnya.
Sahur adalah aktivitas memakan makanan atau minuman sebelum seseorang memulai berpuasa dan sebelum waktu imsak datang.
Adapun hal yang disunahkan dalam makan sahur adalah dengan mengakhirkan waktunya yakni makan sahur saat mendekati terbitnya fajar.
Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Saat Hidup Terasa Tidak Berarti
Berbuka Puasa
Selain makan sahur, ada juga hal sunah lainnya yakni saat berbuka puasa, yaitu:
- Menyegerakan berbuka puasa
Hal ini disampaikan dalam hadis yang diriwayatkan oleh HR Bukhari no 1957 – Muslim no 1098, yang mana Rasulullah SAW bersabda:
“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.”
- Berbuka puasa dengan kurma
Hal ini diriwayatkan HR Tirmidzi dan Abu Dawud, Rasulullah SAW bersabda:
”Apabila salah seorang di antara kalian berbuka, hendaklah berbuka dengan kurma, karena dia adalah berkah, apabila tidak mendapatkan kurma maka berbukalah dengan air karena dia adalah bersih.”
Baca Juga: Warga Serbu Pasar Tanah Abang Sehari Jelang Ramadhan
- Berdoa sebelum berbuka puasa
Hal ini diriwayatkan HR. Abu Daud No. 2357, Rasulullah SAW berdoa:
"Dhahaba azh-zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah (Rasa haus telah hilang dan urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah)".
- Berdoa umum tatkala berbuka puasa
Hal ini diriwayatkan HR Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibu Hibban dari Abu Hurairah dari Nabi Muhammad SAW:
“Ada tiga orang yang tidak akan tertolak doanya, yaitu: seorang yang puasa ketika sedang berbuka, seorang imam yang adil, dan do’a seorang yang terzalimi".***