AYOJAKARTA.COM - Dalam Bulan Ramadan yang suci ini, banyak orang berpuasa untuk meningkatkan kualitas spiritual dan mengikuti tuntunan agama termasuk pekerja berat seperti kuli bangunan tukang becak dan lainnya yang mengeluarkan energi cukup banyak.
Namun, bagaimana hukum puasa bagi pekerja berat seperti tukang bangunan atau tambang batubara? atau pekerja yang melakukan hal berat mendapatkan keringanan saat menjalankan bulan puasa? Apakah lebih utama untuk tidak berpuasa atau tetap berpuasa?
Saat ditanya mengenai hal tersebut, menurut Buya Yahya, puasa tetap wajib bagi setiap Muslim, termasuk bagi pekerja berat.
Namun, ada pengecualian jika dalam perjalanan berpuasa, seseorang tiba-tiba merasa tidak mampu melanjutkan, maka boleh berbuka.
Namun, jika seseorang dari awal memutuskan untuk tidak berpuasa, maka itu dianggap sebagai dosa besar karena mendahului perintah Allah.
"Wajib menjalankan ibadah puasa, hukumnya wajib menjalankan jika nanti kedepannya tidak kuat baru batalkan," Ujar Buya Yahya dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Al-BahjajTV.
Bagi para pekerja berat, seperti tukang bangunan atau tambang batubara, menjalankan puasa tentu tidaklah mudah.
Baca Juga: Benarkah Tidak Boleh Pakai Parfum Saat Puasa Ramadan? Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad
Namun, Islam tidak memberatkan, jika dalam perjalanan berpuasa seseorang merasa tidak mampu melanjutkan, maka boleh berbuka.
Namun, sebaiknya mereka memulai puasa dari awal dan berusaha menyelesaikannya hingga akhir, jika memang dalam kondisi yang memungkinkan.
Meskipun demikian, untuk memastikan kesehatan dan keselamatan para pekerja berat, pihak perusahaan atau bos dapat memberikan kebebasan dalam menjalankan puasa, seperti memberikan waktu istirahat yang cukup dan memperhatikan asupan makanan yang seimbang.
Baca Juga: STOP! Jangan Langsung Tidur Setelah Sahur, Ini Bahayanya Bagi Kesehatan
Dalam menyambut Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, marilah kita bersama-sama menjalankan puasa dengan penuh rasa syukur dan ketaatan kepada Allah SWT.
Jangan lupa juga untuk selalu menjaga kesehatan dan keselamatan kita selama menjalankan puasa. Semoga berkah dan rahmat-Nya senantiasa menyertai kita.***