AYOJAKARTA.COM — Menjalankan puasa Ramadan merupakan kewajiban yang harus dilakukan khususnya umat Islam.
Menjalankan puasa juga memberikan banyak manfaat untuk tubuh, salah satunya dapat menjaga kesehatan jantung.
Puasa juga menjadi ibadah yang dilakukan umat Islam untuk mencari pahala di bulan Ramadan.
Saat berpuasa, banyak hal yang perlu dihindari agar puasa tidak batal.
Selain harus mengendalikan hawa nafsu, orang yang berpuasa juga harus bisa menjaga pandangan dan ucapan sehari-hari.
Masih banyak yang mungkin belum mengetahui hal apa saja yang bisa membatalkan puasa.
Dikutip AyoJakarta.com dari laman nu.or.id pada Kamis, 6 April 2023, berikut beberapa hal yang dapat membatalkan puasa.
Baca Juga: Buka Puasa Ada Sunnahnya Loh! Buya Yahya Ungkap Sunnah Nabi Muhammad Ketika Berbuka
1. Memasukkan sesuatu ke dalam tubuh
Selain makan dan minum, memasukkan suatu benda kedalam tubuh melalui mulut, telinga, atau hidung juga bisa membatalkan puasa.
Tetapi, jika dilakukan secara tidak sengaja atau lupa, maka puasa masih dianggap sah.
Memasukkan obat atau benda melalui qubul (lubang bagian depan) atau dubur (lubang bagian belakang)
Untuk mengobati beberapa penyakit tertentu, perlu dilakukan tindakan memasukkan obat melalui dubur atau qubul.
Hal tersebut juga membuat puasa yang dilakukan batal.
2. Muntah
Jika muntah dengan sengaja seperti menyodok bagian uvula, hal tersebut dapat membatalkan puasa.
Selama muntah tidak dilakukan secara sengaja, maka puasanya masih sah untuk dilanjutkan.
Melakukan hubungan suami istri (berjimak) saat menjalankan puasa
3. Haid atau nifas
Wanita yang sedang haid atau nifas memang tidak diperbolehkan menjalankan puasa.
Jadi, jika saat menjalankan puasa seorang wanita tiba-tiba haid maka puasanya batal.
Baca Juga: Bagaimana Hukum Lupa Saat Puasa Ramadan? Simak Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
4. Mengeluarkan air mani
Jika keluar air mani sebab mimpi basah (ihtilam) maka puasanya tetap boleh dilanjutkan.
Akan tetapi, jika air mani keluar karena disengaja (onani) atau bergesekkan dengan kulit lawan jenis, hal tersebut membatalkan puasa.***