AYOJAKARTA.COM – Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh ampunan, dan mendapat pahala yang berkali-kali lipat dari amalan yang kita perbuat.
Bulan Ramadan juga merupakan bulan dimana Umat Muslim diwajibkan menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh.
Meski begitu, banyak sekali hal-hal yang bisa membatalkan puasa Ramadan.
Baca Juga: Segera Siapkan! Ini 8 Dokumen untuk Mengisi Daftar Riwayat Hidup PPPK Guru 2023, Apa Saja?
Seperti muntah dengan sengaja, tidak bisa mengendalikan nafsu, menstruasi atau haid, dan masih banyak lagi.
Selain membatalkan puasa, ada hal yang bisa merusak pahala, seperti bohong, tidur sepanjang hari sampai marah.
Lantas bagaimana untuk memperbaiki pahala yang hilang karena marah?
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Buya Yahya pada, Kamis (6/4/2023), berikut penjelasan Buya Yahya.
Menurut pernyataan Buya jika kita melakukan kesalahan maka kita harus bertaubat, meminta ampun kepada Allah.
“Jika kita melakukan kesalahan maka pertama-tama yang harus kita lakukan itu taubat,” kata Buya Yahya.
Dikatakan Buya, kita harus bisa mengendalikan rasa marah, karena ketika marah saat puasa, puasa kita bisa menjadi sia-sia.
Baca Juga: Seperti Apa Jenis Soal dan Sistem Penilaian Seleksi PPPK? Simak Informasinya di Sini
Dengan begitu untuk memperbaikinya dengan memperbanyak amalan lain seperti membaca Alquran dan berdzikir.
Buya Yahya membuat perumpamaan pahala kita seperti berada dalam panci yang bocor.
“Kalau bahasa lain saya punya panci bocor, apa yang perlu aku lakukan agar panci itu penuh, terus Anda kasih air terus ya tetap bocor, tambal dulu baru nanti diisi,” jelas Buya.
“jangan sampai kita di Bulan Ramadan ini melakukan sesuatu yang sia-sia atau dosa yang menjadikan puasa kita menjadi puasa yang sia-sia,” tuturnya.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ternyata Ini Penyebab Guru Honorer Tidak Lolos PPPK atau Gagal Penempatan
Lebih lanjut Buya menjelaskan sabda Nabi Muhammad SAW, bahwa banyak sekali orang yang berpuasa hanya mendapat lapar dan dahaga.
Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Alangkah banyak orang puasa ini yang didapat hanya lapar dan dahaga.”
Oleh karena itu Buya memberikan nasehat agar sabar, lalu perbanyak istighfar agar amal kita selama berpuasa bisa bertambah.
Baca Juga: UPDATE Buntut Kasus Penganiayaan David, Benar Pacar Mario Dandy, AG Dituntut Pidana 4 Tahun?
“Jadi sadar dulu kalau Anda punya sifat yang tidak baik, perilaku yang tidak baik, dan kemudian menyesal dan beristighfar, maka itulah cara untuk mengembalikan amal kita,” sebut Buya Yahya.***