AYOJAKARTA.COM - Ibadah puasa Ramadan merupakan hadiah dari Allah SWT dalam satu tahun.
Pasalnya selama menjalankannya kita tak hanya mendapatkan pahala dari puasanya saja, namun semua kebaikan yang kita lakukan akan mendapatkan ganjaran berupa pahala dari Allah SWT.
Hal itulah yang kemudian harus kita manfaatkan dan dengan hati-hati menjaga agar puasa yang kita jalankan tidak batal dan sia-sia ditengah jalan.
Beberapa perkara pun banyak dipertanyakan terkait penyebab batalnya puasa salah satunya bagaimana hukumnya jika kita menelan ludah setelah menggosok gigi.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun YouTube Buya Yahya (27/3/2023), dijelaskan olehnya perkara menelan ludah yang masih terasa odol saat berpuasa.
"Yang membatalkan puasa yang pertama memasukkan sesuatu ke lubang mulut, kalau ada orang yang sikat gigi jangankan sebelum imsak setelah imsak siang begini kok sikat gigi itu nggak batal puasa asalkan sikat gigi sama odolnya jangan ditelen, kalau ditelen jadi batal, cuma makruh kalau ada sesuatu yang kaya rasa-rasa, pokoknya makruh selain untuk wudhu berkumur," ucap Buya Yahya.
Baca Juga: Lupa Baca Niat Puasa dan Tidak Sahur, Bagaimana Hukumnya Sah Atau Tidak? Buya Yahya Jelaskan Hal Ini
"Nha kalau anda merasakan sesuatu berarti ada barangnya dong, berarti masih ada kalau anda merasakan sesuatu anda berkumur lagi sampai hilang rasa itu, bukan perasaan ya tapi rasa," lanjutnya.
Buya Yahya juga menjelaskan lebih detail lagi tentang tata cara berkumur setelah sikat gigi dengan rasa odol yang masih terasa.
"Kalau menurut orang normal sudah ndak ada rasanya berarti boleh anda telan, kalau yakin ada rasa anda berkumur aja, kalau sudah berkumur sekali dua tiga kali selesai adapun rasa dingin dingin dimaafkan kenapa karena air pasti meninggalkan sisa sisa dingin selesai," ucap Buya Yahya.
Baca Juga: Wow, Ini Bocoran Fitur iPhone 15 Pro, Biar Tak Penasaran Cek di Sini!
"Kalau waktu imsak orang masih boleh makan kok, anda nelen odol waktu imsak nggak batal puasanya kok, imsak itu dalam negeri itu mulai berjaga-jaga, mulai kita menahan diri tapi belum subuh, baru kita sahur ada waktu 10 menit, waktu imsak ini ada waktu untuk bersih-bersih, sikat gigi dan sebagainya, nanti kalau sudah adzan nggak ada lagi rasa-rasa di gigi," lanjutnya.***