Khazanah

Tak Sempat Mandi Besar Namun Keburu Imsak? Puasanya Sah Gak Ya? Simak Penjelasan Buya Yahya Berikut

Oleh: Dyah Arum Ratri Jumat 24 Mar 2023, 10:44 WIB
Buya Yahya menjelaskan khusus pasutri mengenai apakah puasa sah jika tidak sempat mandi wajib saat sudah memasuki imsak.

AYOJAKARTA.COM– Alhamdulillah saat ini umat muslim diseluruh dunia khususnya Indonesia tengah menjalankan ibadah puasa ramadan.

Tentunya momen Ramadan sangat berkesan dan bisa mendekatkan sekaligus mendekatkan keluarga dengan acara sahur dan buka bersama.

Apalagi antara pasangan suami istri, momen Ramadan bisa digunakan untuk bersama-sama mencari ridho dan pahala allah.

Baca Juga: Hukum Keluar Mani Tidak Sengaja di Siang Hari saat Puasa Ramadan

Namun selain bisa digunakan sebagai momen ibadah bersama, rupanya masih banyak pasutri yang bingung soal menjalankan hubungan intim dimalam ramadan.

Apalagi jika belum sempat mandi besar atau mandi junub lalu sudah imsak, bagaimana dengan hukum puasanya apakah sah atau tidak.

Dikutip AyoJakarta.com dari reels Instagram @zie_haizuaf pada (8/3/23), Buya Yahya menjawab persoalan yang banyak dipertanyakan oleh para pasutri tersebut.

Rupanya menurut penjelasan Buya Yahya, apabila belum sempat mandi besar atau junub namun sudah keburu imsak, ternyata puasa tetap dianggap sah asalkan melakukan hal berikut.

 Baca Juga: Benarkah Muntah Bisa Membatalkan Puasa? Simak Penjelasannya Berikut Ini

“Saat berhubungan suami istri tahu-tahunya baru selesai belum sempat makan keburu adzan, belum sempat mandi, puasanya sah, tinggal mandi saja nggak apa,” jelas Buya Yahya.

Ternyata dijelaskan oleh Buya Yahya, mandi junub atau wajib setelah melakukan hubungan suami istri dapat dilakukan usai sahur atau tepatnya sebelum menjalankan solat subuh.

“Nggak papa dan tidak wajib dia mandi saat itu,” ujar Buya Yahya.

“Dan ilmu yang perlu disampaikan ini banyak menyiksa perempuan gara-gara nggak mau ngaji,” lanjutnya.

 Baca Juga: Waduh, Sudah Masuk Waktu Imsak Tapi Masih Makan dan Minum, Bolehkah? Ini Kata UAS

Bahkan Buya Yahya berkelakar jika setelah melakukan hubungan suami istri harus langsung mandi besar, salah-salah malah bisa bikin sakit.

“Apa itu kalau anda berhubungan suami istri tidak serta merta anda harus langsung mandi malam itu, nanti demam sakit, nah makanya ngaji biar enak,” kelakar Buya Yahya.

Lebih lanjut Buya Yahya melontarkan candaannya, “Makanya banyak perempuan ogah-ogahan diajak suaminya dipikir habis berhubungan langsung mandi, nah ini makanya ngaji, kalau nggak ngaji kelihatan pucat semuanya itu.”

Tak lupa beliau menegaskan jika tidak masalah berhubungan suami istri dimalam ramadan, dan tidak wajib langsung mandi besar malam itu juga agar bisa ikut puasa.

Baca Juga: Bolehkah Melaksanakan Salat Tarawih Sendiri di Rumah? Simak Penjelasan Hukumnya 

“Jadi nggak apa-apa berhubungan suami istri, senangkan suami habis itu mandinya ya nanti boleh menjelang bangun solat subuh, nggak wajib langsung, sunah saja,” katanya.

“Maka sama suami istri melayani suami, habis itu nyiapin sahur nggak sempat mandi ya nggak papa, mandinya nanti setelah selesai adzan selesai, jelas,” imbuh Buya Yahya.***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Vincensia Enggar Larasati