Khazanah

Laknat dan Ridho dari Allah SWT Tergantung Amal, Mbah Moen Beri Nasehat Hati-Hati dengan Dosa!

Oleh: Desta Nurwati Siamyah Minggu 19 Mar 2023, 08:04 WIB
Mbah Moen Memberi Nasehat Agar Berhati-hati Soal Dosa

AYOJAKARTA.COM--Kiai Haji Maimoen Zoebair, atau akrab dipanggil Mbah Moen  dakwahnya sudah tersebar dimana-mana, bahkan setelah meninggal pun masih diperdengarkan.

Salah satu nasehat dari Mbah Moen yakni terkait perilaku manusia yang menimbulkan laknat dan ridho Allah SWT.

Dijelaskan oleh Mbah Moen bahwa laknat Allah tergantung pada perilaku manusia yang menimbulkan dosa.

"Pekerjaan yang dapat menimbulkan dosa, yakni dosa berujung laknat," ujar Mbah Moen dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube ppalanwarsarang pada Minggu, 19 Maret 2023.

Baca Juga: 3 Amalan yang Bisa Dilakukan Jelang Puasa Ramadan, Apa Saja? Simak Penjelasan Ustaz Adi Hidayat Berikut

Jika manusia berperilaku jelek, maka Allah akan marah, pasalnya itu akan menimbulkan matinya futuh.

Futuh disini berarti seseorang yang hati dan pikirannya terbuka menerima dan menjalankan syariat Islam.

"Marahnya Allah karena perilaku jelek, jadi perilaku jelek dapat menimbulkan matinya futuh, akibat murka Allah SWT," tutur Mbah Moen.

Tandanya seorang manusia yang dimurkai Allah yakni ketika akhir hayatnya tidak beriman.

"Jadi jika akhir hayat seseorang tidak mendapat iman, itu akibat murka Allah padanya," ujar Mbah Moen.

Mbah Moen kemudian mencontohkan sebuah kisah pada zaman nabi Daud A.S yang mana dilarang bekerja pada sabtu dan dianjurkan pergi ke tempat ibadah.

Baca Juga: Benarkah Ada Larangan Membaca Surah Al Kahfi Tiap Hari Jumat? Berikut Penjelasan Buya Yahya

Namun, kaum Yahudi pada saat itu tidak mau pergi ibadah, sehingga konsekuensinya dosa.

"Terjadi pada kamu Yahudi zaman nabi Daud A.S, jangan sampai kerja hari sabtu, pergi saja ke tempat ibadah," kata Mbah Moen.

"Akhirnya tidak mau pergi, konsekuensinya dosa," sambungnya.

Dalam hal ini, Allah sendiri yang akan menentukan perilaku mana yang menimbulkan dosa.

Maka Mbah Moen menegaskan agar tidak meremehkan dosa.

Baca Juga: Subhanallah, Sedekah pada Orang Ini, Kata Ustaz Adi Hidayat Agar Jangan Kaget Jika Dikejar Rezeki, Siapa?

"Ini Allah sendiri yang menentukan, makanya kamu tidak boleh meremehkan dosa," tutur Mbah Moen.

Sebagai umat Islam, wajib takut pada Allah, Mbah Moen menjelaskan kalau melakukan dosa jangan-pilih-pilih.

Artinya, apapun perilaku buruk yang akan mendapat konsekuensi dosa, sebaiknya hindari.

"Makanya orang islam diwajibkan takut kepada Allah. Kalau kamu melakukan dosa tidak boleh kamu pilih-pilih," ujar Mbah Moen.

Baca Juga: Apakah Kredit Rumah dengan Sistem KPR Itu Riba? Simak Penjelasan Ustadz Adi Hidayat Menurut Islam

Pasalnya kita sebagai manusia tidak tahu dosa mana yang akan berakibat laknat dari Allah SWT.

"Mana dosa yang akan berakibat laknat, semua itu terserah Allah," kata Mbah Moen.

Tapi biasanya dosa-dosa yang besar yang akan menimbulkan laknat Allah SWT.

"Tapi Allah melaknat sebab dosa, dosa yang besar, jadi harus hati-hati," kata Mbah Moen.

Sementara, Allah akan memberikan ridhonya bagi hamba yang beramal baik.

"Ridhonya Allah itu disamarkan dari berbagai amal, amal dari beberapa amal yang baik," ujar Mbah Moen.

Baca Juga: Mbah Moen Ungkap Fakta Menarik Bulan Ramadan yang Memiliki Berkah Menuju Surga, Apa Saja?

Hal ini ada beberapa amalan yang tidak perlu syarat Islam maupun yang perlu syarat Islam.

Contohnya amal yang ada syarat Islam yakni salat, maka orang kafir yang salat tidak akan mendapat ganjaran atau faedahnya.

Sementara amal yang tidak ada syarat Islam seperti sodaqoh, maka orang kafir sekalipun yang melakukan amal itu akan Allah berikan rahmatNya di dunia.

"Amal ada mensyaratkan harus Islam, seperti salat, tapi ada amal baik tidak disyaratkan islam seperti shodaqoh," jelas Mbah Moen.

Maka Mbah Moen menegaskan agar tidak sombong dan jangan berani melawan ketetapan dan ketentuan Allah SWT.

Baca Juga: Masih Miliki Utang Puasa Ramadan, Bolehkah Qadha Usai Nisfu Syaban? Jangan Salah, Ini Kata Ustaz Abdul Somad

"Makanya kamu sekarang jangan berani-berani kepada Allah, makanya tidak boleh sombong," jelas Mbah Moen.

Pasalnya dikisahkan seorang kafir yang membunuh 100 orang namun ia berniat untuk bertaubat, bahkan sebelum itu dilakukan Allah sudah memberikan ridhoNya.

Sehingga orang kafir yang meninggal sebelum melakukan taubatnya, masuk surga karena Allah telah ampuni dosanya.

"Jadi ada amal yang masih pada waktu kafir, sudah dapat ridho Allah," jelas Mbah Moen mengisahkan hal tersebut.***

Reporter Desta Nurwati Siamyah
Editor Kiki Dian Sunarwati