AYOJAKARTA.COM--Berikut adalah penjelasan Ustaz Adi Hidayat mengenai hukum mendoakan yang tidak baik kepada orang jahat.
Dalam hidup, kita pasti pernah mendapatkan perlakuan dan perkataan yang tidak baik dari orang lain.
Ketika menjalani hidup, ada banyak orang jahat yang hadir dalam hidup kita.
Kadang, kita merasa kesal apabila mendapat perlakuan yang tidak baik dari orang lain.
Tak jarang kita sering mengucapkan hal-hal yang tidak baik tentang orang yang jahat dengan kita.
Bahkan, mungkin saja secara tak sadar kita pernah mendoakan hal-hal yang tidak baik kepada orang jahat tersebut.
Dalam salah satu ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat pernah memberikan penjelasan mengenai mendoakan yang tidak baik kepada orang jahat.
Ustaz Adi Hidayat yang kerap disapa UAH mengatakan bahwa kita tidak boleh mendoakan yang buruk kepada orang jahat.
UAH menjelaskan bahwa kita lebih baik mendoakan yang baik-baik kepada orang jahat.
Baca Juga: 3 Keutamaan Bulan Syaban, Dianjurkan Perbanyak Amalan dan Ibadah Jelang Ramadhan
“Bolehkah kita mendoakan yang jelek-jelek kepada orang yang menyakiti kita, ustaz? Dan bolehkah kita bersyukur kepada Allah bila dikabulkan?” kata UAH dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Mas Vaud’s pada Jumat (24/2/2023).
“Kita doakan yang baik ya, mohon maaf dia mencela kita, ketika keluar celaannya itu sudah memberikan pahala kepada kita, kenapa harus dengan mencela kembali sehingga mengembalikan pahala yang telah kita dapatkan,” sambungnya.
UAH mengungkapkan bahwa apabila hati kita sudah lapang karena memaafkan bukan berarti apa yang diperbuat oleh orang jahat tersebut selesai.
Baca Juga: Manfaat Sedekah Subuh Sangat Luar Biasa, Semua Hajat Terkabul, Ustaz Adi Hidayat: Doanya Mustajab
“Kalau hati kita sudah lapang dengan memaafkan bukan berarti persoalan dia selesai, persoalan kita dengan dia diselesaikan oleh Allah,” ungkapnya.
UAH menuturkan bahwa Allah akan menghilangkan beban pada diri kita tentang orang jahat tersebut.
Apabila orang jahat tersebut belum meminta maaf, maka ia akan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan Allah.
Baca Juga: MasyaAllah! Dahsyatnya 1000x Shalawat, Syekh Ali Jaber: Dapat 3 Keutamaan Selain Syafaat yakni...
“Allah akan lupakan beban pada diri kita tentang dia, dihapuskan, soalnya kita nggak capek mikirin, dia hilang, tapi kalaupun dia belum minta maaf kepada kita persoalan dia dengan kita belum selesai dan dia akan berhadapan dengan Allah di hari kiamat nanti,” tuturnya.
“Ini nggak ada ruginya, kita dapat pahala transferan dari dia tadi kemudian kita dilupakan oleh Allah tentang perkara dia. Dia tetap punya urusan dengan Allah sampai dengan hari kiamat,” tutupnya.***