Khazanah

Hukum Memperingati Isra Miraj, Sunah Atau Bidah? Simak Penjelasan Lengkap Ustaz Ahmad Bani Hasyim di Sini!

Oleh: Fany Susan Anggraini Senin 06 Feb 2023, 12:17 WIB
Hukum Memperingati Isra Miraj, Sunah Atau Bidah? Simak Penjelasan Lengkap Ustaz Ahmad Bani Hasyim di Sini!

AYOJAKARTA.COM - Bulan rajab seringkali dikaitkan dengan Isra Miraj yang merupakan salah satu peristiwa penting dalam Islam.

Berbagai cara dilakukan untuk memperingati datangnya Isra Miraj.

Namun, bagaimana hukumnya dalam pandangan Islam?

Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube TRANS TV Official pada Senin (6/2/2023), Ustaz Ahmad Bani Hasyim menjelaskan tentang hukum memperingati Isra Miraj, apakah termasuk sunah atau bidah. 

Baca Juga: Sudah Kerja Tapi Hutang Makin Menggunung? Kata Mbah Moen Mungkin Tidak Berkah, Coba Lakukan 5 Perkara Ini!

Sebelum mengungkap hukum Isra Miraj, Ustaz Ahmad Bani Hasyim menjabarkan terkait pendapat ulama yang menyatakan kapan terjadinya peristiwa Isra Miraj.

Dikatakan ada enam pendapat dari para ulama yang membahas mengenai waktu pasti terjadinya Isra Miraj.

Dari keenam pendapat, hanya tiga pendapat yang lebih mendekati kebenaran, tetapi tidak ada satu hadis sahih pun yang mendukung pendapat tersebut.

Bahkan Ibnu Taimiyah sebagaimana dikutip Ibnu Qayyim Al Jauzi dalam Zaadul Ma'ad mengatakan bahwa peristiwa Isra Miraj yang diklaim terjadi pada tanggal 27 rajab itu tidak benar.

Baca Juga: Tak Perlu Ragu dengan Isra Miraj, Inilah Dalil tentang Perjalanan Satu Malam Rasulullah SAW yang Luar Biasa

Sebagaimana juga Abu Syami dalam kitab Al Bida' Al Hauliyah juga mengatakan bahwa penetapan tanggal 27 rajab sebagai kepastian peristiwa Isra Miraj itu tidak ada dalil Sahih.

Hal tersebut berarti bahwa para ulama tidak ada satupun yang bisa memastikan kapan peristiwa Isra Miraj terjadi.

Lantas bagaimana hukum memperingati Isra Miraj?

Diketahui bahwa memperingati tanpa harus memastikan dan menetapkan tanggal terjadinya adalah sesuatu yang berbeda.

Baca Juga: Apa Itu Peristiwa Isra Miraj dan Kapan Memperingatinya? Berikut 4 Amalan yang Dianjurkan untuk Dikerjakan!

Kita tidak memastikan tanggal pasti terjadinya, akan tetapi Ustaz Ahmad Bani Hasyim menjelaskan bahwa kita boleh memperingatinya.

Namun juga perlu diperhatikan dan disimak bahwa istilah memperingati berbeda dengan merayakan.

Merayakan identik dengan hura-hura, pesta pora dan lain sebagainya tetapi kalau memperingati artinya kita mengambil pelajaran dari sebuah peristiwa.

Disampaikan bahwa pada peristiwa Isra Miraj terjadi kejadian yang luar biasa, maka orang memperingatinya berbeda-beda

Baca Juga: Gus Baha: Jelaskan Soal Kesakralanya Isra Miraj Bagi Umat Islam, Sebut Sholat itu Istimewa, Kok Bisa?

Ada yang memperingati dengan cara menulis, seminar, tabligh akbar dan lainnya.

Jika memperingati dengan tujuan mendapatkan pelajaran atas terjadinya peristiwa Isra Miraj, maka boleh dilakukan.

“Untuk mengambil pelajaran, mengingatkan kembali, maka yang mau melaksanakan silahkan, tanpa harus mengkhususkan di tanggal tertentu pada bulan Rajab boleh,” ucap Ustad Ahmad Bani Hasyim.***

Reporter Fany Susan Anggraini
Editor Fathul Amanah