Khazanah

Bacaan Quran 9-29: Perangilah Orang-Orang yang Tidak Beriman Kepada Allah

Oleh: Admin Rabu 07 Des 2022, 10:26 WIB
Ilustrasi bacaan Al-Quran 9-29 merupakan Surat At-Taubah dengan ayat 29 yang menjelaskan firman Allah tentang orang yang tidak beriman.

AYOJAKARTA.COM -- Bacaan Al-Quran 9-29 merupakan Surat At-Taubah dengan ayat 29 yang menjelaskan firman Allah tentang orang yang tidak beriman.

Dalam ayat Quran 9-29, Allah menjelaskan bahwa umat Islam harus memerangi orang-orang yang tidak beriman kepada Yang Maha Kuasa.

Surat At-Taubah sendiri mempunyai arti "Pengampunan" dengan jumlah ayat sebanyak 129.

Berbeda dengan surat lainnya, awal dari Surat At-Taubah tidak memakai bismillah.

Berikut bacaan Al-Quran 9-29 versi Kemenag.

Baca Juga: Bacaan Doa Saat Gempa Bumi Sesuai Al Quran, Lengkap dengan Lafal dan Terjemahan Bahasa Indonesia

Al-Quran 9-29

قَاتِلُوا الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَلَا بِالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَلَا يُحَرِّمُوْنَ مَا حَرَّمَ اللّٰهُ وَرَسُوْلُهٗ وَلَا يَدِيْنُوْنَ دِيْنَ الْحَقِّ مِنَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ حَتّٰى يُعْطُوا الْجِزْيَةَ عَنْ يَّدٍ وَّهُمْ صٰغِرُوْنَ ࣖ

Terjemahan

Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, mereka yang tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan Allah dan Rasul-Nya dan mereka yang tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang telah diberikan Kitab, hingga mereka membayar jizyah (pajak) dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.

Baca Juga: Ustad Adi Hidayat: Kenapa Mulut Kita Satu dan Telinga Kita Dua, Ini Rahasia Menurut Al Quran

Tafsir Ringkas Kemenag RI

Ayat yang lalu menjelaskan tuntunan-Nya terhadap kaum musyrik, maka ayat ini beralih kepada Ahli Kitab yang hendak memerangi orang-orang mukminin. Konteks ayat ini turun berkenaan dengan Perang Tabuk.

Saat itu telah terdengar berita bahwa pasukan Romawi akan menyerang dan berusaha menguasai daerah perbatasan tersebut, maka turunlah ayat ini sebagai perintah untuk memerangi mereka.

Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian yang terlebih dulu memerangimu, mereka yang tidak mengharamkan bahkan terus-menerus melakukan apa yang telah diharamkan Allah dan Rasul-Nya dan mereka yang tidak beragama dengan agama yang benar, yakni agama Islam, sementara di sisi lain mereka telah mempersiapkan diri untuk menyerang kaum mukminin.

Padahal, mereka itu adalah orang-orang yang telah diberikan Kitab yaitu kitab Taurat dan Injil yang menerangkan tentang Muhammad sebagai nabi dan rasul terakhir. Perangi mereka hingga sampai batas di mana mereka memilih untuk bersyahadat atau membayar jizyah, yakni kewajiban individu yang dipandang mampu agar memperoleh perlindungan, dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk terhadap segala ketentuan yang berlaku di wilayah di mana mereka tinggal.***

Reporter Admin
Editor Tedi Rukmana