AYOJAKARTA.COM – Ustad Adi Hidayat memberikan penjabaran atas pertanyaan yang mungkin jarang kita bayangkan tetapi benar-benar ada di tubuh kita.
Kenapa mulut kita berada di bagian depan wajah dan cuma satu?
Lalu kenapa telinga kita ada dua?
Ternyata, menurut Ustad Adi Hidayat, ada hikmah yang hendak Allah sampaikan dengan penciptaan serupa itu.
Baca Juga: 10 Pesan Cinta Kiai Maimoen Zubair: Nomor 7 Jangan Bersedih Kata Mbah Moen
Baca Juga: Ini Berkah Baca Al Fatihah Kata Gus Baha, Surat yang Dulu Bikin Iblis Masuk ICU
Jika ada yang bertanya mengapa Allah Subhanahu wa ta’ala menciptakan mulut seseorang di depan? Ini barangkali, menurut Ustad Adi Hidayat, pertanyaan yang tidak biasa.
Namun, tambah Ustad Adi Hidayat, siratan hikmah di dalam Al Quran memberikan kesan kepada kita bahwa penciptaan mulut di depan itu mengesankan agar manusia tidak banyak membicarakan sesuatu di belakang.
Juga manusia tidak membicarakan sesuatu yang tidak pantas di depan sehingga meruntuhkan kehormatan kemulian dirinya.
Untuk itulah Allah Subhanahu wa ta’ala menurunkan beragam ayat yang mengisyaratkan pesan dan hikmah mulia ini.
Al Quran surat ke-49 Al Hujurat ayat ke-11 sampai ke-12, misalnya.
Allah berfirman… “Hai orang-orang yang telah menyatakan dirinya beriman kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, jangan engkau gunakan lisanmu untuk mencela. Jangan engkau gunakan lisanmu untuk berghibah.”
Bergosip, membuat hoaks, membicarakan sesuatu di belakang sesuatu yang dilarang, membicarakan yang kasar di depan adalah hal yang sangat dikecam.
Untuk itulah, kata Ustad Adi Hidayat, Allah menciptakan lisan kita, mulut kita, di depan.
Agar kita tidak banyak mengumbar keburukan di belakang, sekaligus (agar tidak) menghadirkan kata-kata yang tak pantas yang meruntuhkan kehormatan di depan.
Pun demikian, menariknya Allah menciptakan mulut kita satu, telinga kita dua.
Hal itu, kata Ustad Adi Hidayat, untuk memberikan kesan bahwa manusia kadangkala harus lebih banyak mendengar, dibandingkan dengan banyak berkomentar.
Manusia harus banyak berkomentar, sesuai dengan dasar pengetahuan yang masuk lewat pendengarannya. Untuk itulah di antara pusat informasi, pusat pengetahuan sumbernya datang melalui pendengaran.
Baca Juga: Ustad Adi Hidayat Beberkan Rumus Gampang Agar Rezeki Terus Bertambah Menurut Al Quran
Baca Juga: Usia Anda Sudah Memasuki 40 Tahun? Hati-hati Kalau Belum Punya 5 Hal Ini Kata Ustad Adi Hidayat
Dan dengan itulah, pendengaran kita akan ditanya, dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Subhanahu wa ta’ala.
Al Quran surat ke-17 ayat 36:
“Jangan pernah engkau ikuti, mengambil sikap, untuk bisa mengerjakan, mengikuti satu hal, tanpa dasar pengetahuan. Sungguh sumber informasi itu, sumber pengetahuan itu pendengaran, pengelihatan, dan nalar kita suatu saat akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Subhanahu wa ta’ala.”
Mulut diciptakan di depan untuk berbicara yang baik dan penuh dengan rasa hormat. Tidak boleh membicarakan yang buruk di belakang, hoaks, ghibah, atau bahkan fitnah. Dan banyaklah mendengar dibandingkan dengan banyak berkomentar tanpa dasar pengetahuan.
Demikianlah nasihat singkat dari Ustad Adi Hidayat tentang hikmah dalam Al Quran di balik penciptaan mulut kita di depan dan ada satu, sementara telinga kita dua. Nasihat Ustad Adi Hidayat bisa disaksikan di TAUTAN ini.

Share this article
Ustad Adi Hidayat memberikan penjabaran atas pertanyaan yang mungkin jarang kita bayangkan tetapi benar-benar ada di tubuh kita.