Komunitas

Mahasiswa KKN Universitas Panca Marga Probolinggo, Sukses Gelar Workshop Pemanfaat AI dalam Pembelajaran bagi Guru di Sumberasih

Oleh: Fina Salsabila Aura Sabtu 09 Agu 2025, 20:36 WIB
Mahasiswa KKN Universitas Panca Marga Probolinggo Sukses Memberdayakan Guru SD dengan AI untuk Media Pembelajaran di Sumberasih

 
AYOJAKARTA.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Panca Marga Probolinggo berhasil menyelenggarakan workshop peningkatan kompetensi guru bertema "Pemanfaatan AI dalam Media Pembelajaran" di SDN Banjarsari 3, Kecamatan Sumberasih.

Acara yang berlangsung penuh antusiasme ini dihadiri oleh sejumlah guru sekolah dasar se-kecamatan Sumberasih.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber kompeten, yaitu Ludfi Arya Wardana S.Pd., M.Pd yang membahas "Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Media Pembelajaran di SD", dan Ani Anjarwati S.Pd., M.Pd yang mengulas "Membangun Kompetensi Guru Abad 21 Melalui Digital Learning di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0".
 
Baca Juga: Kabar Gembira! PKH BPNT Tambah Komponen Baru, Cek Syarat dan Nominalnya Sekarang

"Artificial Intelligence bukanlah pengganti guru, melainkan alat yang dapat memperkuat kemampuan guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal dan efektif," tegas Ludfi Arya Wardana saat menyampaikan materinya.

Ludfi menambahkan bahwa dengan memanfaatkan AI secara bijak, guru dapat menghemat waktu dalam persiapan materi dan fokus pada hal yang paling penting.

"Era digital menuntut guru untuk tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi fasilitator pembelajaran yang adaptif. AI memberikan kita kesempatan untuk memahami setiap siswa secara individual," jelasnya.

Sementara itu, Ani Anjarwati menekankan pentingnya transformasi mindset guru di era modern. "Guru abad 21 harus memiliki mindset growth - selalu siap belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi," ujarnya.

Ani juga menegaskan bahwa digital learning bukan sekadar menggunakan gadget di kelas.
 
Baca Juga: Kejahatan Pencurian Data Semakin Meresahkan! CATAT Modus Terbaru yang Digunakan Pelaku Scam

"Digital learning adalah tentang bagaimana kita mengintegrasikan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna dan relevan dengan kebutuhan masa depan," tambahnya.

Lebih lanjut, Ani menjelaskan tantangan pendidikan di era Society 5.0.

"Kita tidak lagi mempersiapkan siswa untuk pekerjaan yang sudah ada, tetapi untuk menciptakan solusi atas masalah yang belum kita ketahui. Oleh karena itu, guru harus menjadi role model dalam berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif," paparnya.

Setelah mengikuti workshop ini, para guru mendapatkan berbagai manfaat signifikan.

Mereka menjadi lebih percaya diri menggunakan tools AI untuk membuat media pembelajaran interaktif, kemampuan mengoperasikan platform digital pembelajaran meningkat drastis, dan pemahaman tentang integrasi teknologi dalam kurikulum menjadi lebih komprehensif.

Pembelajaran juga menjadi lebih menarik dan interaktif bagi siswa, guru dapat membuat konten visual yang lebih engaging menggunakan AI, serta proses evaluasi pembelajaran menjadi lebih efisien dengan bantuan teknologi.
 
Baca Juga: Ini Dia! 4 Bansos Masih Cair Agustus 2025, Penyaluran Diantar Langsung ke Rumah KPM

Yang tak kalah penting, mindset guru terhadap teknologi berubah dari takut menjadi antusias.

M. Hizam Fikri, Ketua KKN Kelompok 13 sekaligus Koordinator Desa Banjarsari, menyampaikan kesan mendalam.

"Sebagai ketua KKN Kelompok 13, saya sangat bangga dengan pencapaian tim kami. Workshop ini telah membuka mata para guru bahwa teknologi AI bukan lagi sesuatu yang menakutkan, tetapi partner yang dapat membantu mereka mengajar dengan lebih efektif," ungkapnya.

"Harapan saya ke depannya, para guru dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh hari ini secara konsisten di kelas masing-masing. Kami, KKN Kelompok 13 Desa Banjarsari, berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberikan support teknis jika diperlukan," tambah Hizam.

Azmi Nur Faradila, Penanggung Jawab Workshop, juga mengapresiasi antusiasme peserta.
 
Baca Juga: Padel Gratis hingga Jogging Track untuk Warga Jakarta, Intip Fasilitas yang Dibangun di Taman Bendera Pusaka

"Antusiasme guru-guru sangat luar biasa. Mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi aktif bertanya. Harapan saya, ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan secara konsisten di kelas masing-masing," katanya.

Workshop ini menjadi titik awal transformasi pendidikan di Kecamatan Sumberasih.

Tim KKN di bawah kepemimpinan M. Hizam Fikri berkomitmen untuk terus mendampingi guru-guru dalam implementasi AI di pembelajaran sehari-hari.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat antara mahasiswa KKN Kelompok 13, guru, dan masyarakat Desa Banjarsari, masa depan pendidikan di desa ini tampak semakin cerah dan penuh harapan.

Workshop ini membuktikan bahwa inovasi dan dedikasi anak muda dapat membawa perubahan nyata untuk kemajuan pendidikan di daerah.***
Reporter Fina Salsabila Aura
Editor Jinan Vania Barizky