AYOJAKARTA.COM- Penembakan Brigadir J dengan dalang pembunuhannya yakni Ferdy Sambo memang banyak menyimpan kejanggalan.
Terkait luka yang diterima Brigadir J pun masih menyimpan banyak tanda-tanya.
Pada persidangan Ferdy Sambo, AKP Rifaizal Samual turut dihadirkan sebagai saksi atas kasus pembunuhan Brigadir J.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube metrotvnews pada Rabu (30/11/22), menjelaskan terkait temuan luka yang ada pada tubuh Yosua.
Baca Juga: Rifaizal Beberkan 4 Kejanggalan di TKP Penembakan Brigadir J, Begini Penjelasannya
Hakim sempat menanyakan luka yang dialami oleh Yosua.
Kemudian AKP Rifaizal Samual menyebut bahwa ia menemukan ada empat luka di tubuh Brigadir Yosua.
“Ada empat luka yang saya ingat yang pertama di bagian dada, di bagian pundak sebelah kanan,”kata Rifaizal kepada Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (29/11/22).
“kemudian di bagian muka, tapi tertutup masker jadi terlihat samar. Satu lagi di bagian kepala karena darah keluar banyak dari kepala (kepala bagian belakang),” tambahnya.
Baca Juga: Mengejutkan! Pengacara Richard Eliezer Ungkap Bukti Berikut Ini, Ferdy Sambo Makin Terpojok
Selain itu Hakim juga sempat menanyakan terkait luka tembak yang dari kepala Yosua menembus hidung atau mulut korban.
Namun sayangnya Rifaizal mengaku belum dapat mengidentifikasi luka tersebut karena Brigadir Yosua dalam kondisi berlumuran darah.
“Untuk keluar dari hidungnya kami belum bisa mengidentifikasi yang mulia, karena pada saat itu kondisi Almarhum berlumuran darah sehingga kami tidak bisa mengetahui mana tembakan yang masuk dan mana tembakan yang keluar,” ujarnya.
Dikatakan bahwa Yosua saat itu memakai masker, hal tersebut pun sempat ditanyakan oleh hakim.
Apakah masker yang digunakan oleh Nofriansyah Yosua Hutabarat terdapat lubang atau tidak.
Baca Juga: Heboh! Denise Chariesta Kembali Bikin Geger, Sebut RD Memaksanya Pakai Narkoba
Dan lagi Rifaizal mengaku bahwa tidak mengetahui adanya lubang pada masker yang dikenakan Yosua pada saat pemeriksaan.***