AYOJAKARTA.COM--Misteri kematian satu keluarga yang berisi 4 orang di Kalideres masih terus dibicarakan hingga saat ini.
Keterangan terakhir yang diungkapkan oleh Kepolisian masih sama bahwa keempat korban meninggal dikarenakan kekurangan asupan makanan dan minuman.
Saat dilakukan proses autopsi kondisi perut para korban kosong dengan otot- otot yang mengecil.
Selain itu polisi masih memeriksa keberadaan mobil korban melalui handphone korban.
Fakta terbaru yang ditemukan adalah ditemukan kapur barus pada sekitar jenazah para korban.
Dikutip Ayojakarta.com dari laman YouTube tvOneNews, pihak kepolisian kini menggali keterangan keluarga korban.
Baca Juga: Fakta-fakta Tewasnya Satu Keluarga di Kalideres, Kelaparan hingga Hilangnya Mobil Korban
Keluarga yang dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan adalah Handoyo dan Ria Astuti.
Menurut Handoyo dirinya sudah selama 20 tahun tidak berkomunikasi dengan keluarga korban, namun sesekali istrinya Ria Astuti mengirimkan ucapan selamat ulang tahun kepada korban.
"Paling istri saya hubungi selamat ulang tahun begitu, itu dibalas," tutur Handoyo.
Baca Juga: 3 Hari Tercium Bau Tak Sedap, Ditemukan Satu Keluarga Tewas di Rumah Kalideres
Handoyo menambahkan bahwa ucapan ulang tahun sang istri kepada mereka dilakukan sekitar dua tahun yang lalu.
Handoyo juga menuturkan dirinya mengaku kaget karena mendengar berita kalau keluarga korban meninggal dengan kondisi kelaparan.
"Saya juga kaget ya, kalau memang dia tidak mampu, kenapa dia tidak menghubungi saudara atau minta tolong tetangga, tapi tidak ada sama sekali," ucap Handoyo.
Baca Juga: Pakar soal Satu Keluarga Tewas di Kalideres: Dugaan Perut Kosong Belum Titik Akhir
Lebih lanjut Handoyo menceritakan mengenai ekonomi dari keluarga korban.
"Yang saya tahu ya, ibunya dulu jualan kue, bapaknya kerja kantoran, tapi anaknya saya nggak tau kerja apa," tambah Handoyo.***