AYOJAKARTA.COM - Ditemukan sejumlah keluarga yang terdiri dari empat orang tewas di kediamannya di Kalideres, Jakarta Barat.
Diketahui keempat jenazah tersebur merupakan sepasang suami istri, anak, dan saudaranya yang tinggal di Perumahan Citra Garden 1 Extension, Kalideres, Jakarta Barat.
Pada Kamis, 10 November 2022 malam warga menemukan keempat jenazah sudah tewas tergeletak di rumahnya setelah beberapa hari tercium bau tidak sedap.
Awalnya warga serta petugas PLN yang mencium bau tidak sedap seperti bau bangkai yang tercium dari dalam rumah selama 3 hari sejak hari Senin, 7 November 2022.
Menurut kesaksian Polisi setelah melalukan pengecekan TKP, tidak ditemukan adanya bercak darah yang berarti tidak terlihat bekas tindak kekerasan.
Selain itu, kondisi rumah juga terlihat besih dan rapi seperti tidak ada keributan sama sekali.
Baca Juga: Brigadir Daden Ajudan Kesayangan Ferdy Sambo Tak Tahu Brigadir J Tewas, Hakim : Anda Sudah Disumpah!
"Kondisi rumah cenderung rapi, tidak berantakan seperti habis terjadinya kekerasan terhadap orang, akan tetapi lebih cenderung bersih," ujar Kompol Haris Kurniawan selaku Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV pada Jumat (11/11/2022).
Polisi juga menemukan posisi keempat jenazah terlihat di posisinya masing-masing.
Diantaranya ditemukan satu jenazah di ruang tamu, satu jenazah di kamar tidur, satu jenazah di kamar belakang, satu jenazah di sebelah tempat tidur depan.
"Ya, posisinya dengan posisi masing-masing, yang di ruang tamu posisi menyandar di kursi, kemudian yang di kamar di tempat tidur satu, di kamar belakang ada satu, di sebelah tempat tidur depan satu," ungkap Kompol Haris Kurniawan.
Dikabarkan keempat jenazah telah tiba di Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur Jumat dini hari tadi.
Kemudian akan dilakukan autopsi terhadap masing-masing jenazah yang sudah satu per satu dimasukkan ke ruang forensik.
Baca Juga: Terpopuler! Inilah Detik-detik Terakhir Brigadir J Sebelum Tewas Dibunuh yang Terekam CCTV
Kondisi kediaman korban saat ini terlihat sudah ada garis polisi yang terlintas di pintu pagar rumah korban di Kalideres.
Melihat rangka pagar rumah cukup tinggi, sehingga bisa terbilang aman dari jangkauan orang asing yang berniat melakukan tindak kriminal.
Sementara itu, menurut pengakuan tetangga korban yakni Desi yang menyatakan bahwa korban sekeluarga memang tertutup dan jarang bersosialisasi.
Baca Juga: Update Korban Tewas Jembatan Gujarat Mencapai 141 Orang
Desi menceritakan pada awal ia mencium aroma tidak sedap yang berasal dari rumah korban yakni pada Senin pagi saat ia melakulan olahraga.
"Setiap hari, setiap pagi selalu olahraga pagi, dari hari senin sudah tercium bau itu," ujar Desi.
Desi mengaku bahwa bau tidak sedap seperti bau bangkai itu masih tercium hingga Kamis.
Baca Juga: CCTV Rekam Detik-detik Terakhir Brigadir J Sebelum Tewas Dibunuh, Apa yang Dia Lakukan?
"Sampai hari kamis kemarin saya tuh bingung ini kok bau ga hilang-hilang," jelas Desi.
Merasa janggal, akhirnya Desi melaporkan hal itu ke Ketua RT, kemudian Ketua RT berinisiatif untuk mendobrak pagar rumah sambil disaksikan oleh petugas keamanan dan warga.
Setelah di dobrak, Ketua RT melihat kondisi rumah gelap, dan ketika disorot dengan cahaya lampu senter terlihat seorang mayat.
Baca Juga: KBRI Telah Pastikan Tidak Ada Korban WNI Tewas dalam Tragedi Halloween Itaewon
"Terbuka pintu pagar, di dalam gelap, nah Pak RT minta senter, saya kasih lampu senter, Pak RT masuk lihat, udah gitu dia bilang 'oh gelap, ada mayat satu orang'," jelas Desi menceritakan kronologi saat itu.
Menurut kesaksian Ketua RT mayat yang pertama ia lihat di ruang tamu merupakan seorang perempuan memakai kaos warna putih.
Kemungkinan antara ibu atau anaknya yang juga merupakan perempuan.
Kemudian setelah ditemukan ada seorang mayat, pihak RT langsung melaporkan ke pihak Polisi.
Menurut kesaksian Desi, keluarga tersebut jarang bersosialisasi dengan tetangga dan jarang terlihat keluar rumah.
"Memang mereka ini tertutup, jadi dia keluar hanya pergi, pulang (langsung) masuk," ujar Desi.
Sejauh ini polisi masih menyelidiki penyebab kematian atas keempat jenazah yang merupakan satu keluarga.***

Share this article
Satu keluarga yang terdiri dari 4 orang ditemukan tewas setelah warga mencium bau tak sedap selama 3 hari di kawasan Kalideres, Jakbar.