AYOJAKARTA.COM - Berikut ini adalah tanggapan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil soal langkah Baim Wong yang mendaftarkan merek Citayam Fashion Week.
Sebagaimana diketahui, Citayam Fashion Week belakangan sukses mencuri perhatian, bahkan Ridwan Kamil juga sempat berpose di dana.
Lantas seperti apa tanggapan Ridwan Kamil terkait merek Citayam Fashion Week yang didaftarkan Baim Wong?
Baca Juga: Langkahnya Daftarkan Merek Citayam Fashion Week jadi Polemik, Baim Wong: Ini Milik Indonesia
Simak ulasan lengkapnya pada artikel di bawah ini:
Citayam Fashion Week saat ini tengah menjadi sorotan publik karena aksi remaja yang menampilkan gaya trendi nya.
Berawal dari Remaja Citayam, Bojong Gede dan sekitarnya yang sering nongkrong di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) dengan outfit mereka yang terbilang cukup tak biasa.
Baca Juga: Dianggap Ganggu Pengguna Jalan, Citayam Fashion Week Bakal Pindah Tempat ke Sarinah?
Tak hanya nongkrong, puluhan remaja yang ini juga kerap kali membuat konten di Tiktok dan konten media sosial lain di kawasan tersebut.
Fenomena Citayam Fashion Week ini banyak dilirik warganet, publik figur, bahkan pemerintah daerah.
Salah satu publik figur yang begitu antusias dengan adanya Citayam Fashion Week ini adalah Baik Wong.
Baca Juga: Begini Respons Presiden Jokowi Soal Citayam Fashion Week yang Viral di Medsos
Perusahaan Baim Wong mendaftarkan Citayam Fashion Week sebagai merek ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Aksi ini sontak membuat banyak pihak yang pro dan kontra. Tak sedikit netizen yang tidak menyetujui dengan tindakan suami dari Paula ini.
Salah satu yang menanggapi hal ini adalah Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat yang kemarin sempat turut meramaikan aksi fashion show di kawasan Taman Kendal, Dukuh Atas, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Hari Anak Nasional 2022: Viralnya ABG Citayam Memotivasi Kreativitas Anak Bangsa
Ridwan Kamil menyayangkan tindakan pasangan selebriti Baim Wong dan Paula karena dinilai mengkomersialkan.
Menurutnya, fenomena citayam fashion week itu gerakan organik akar rumput yang tumbuh dan berkembangnya harus organik pula.
"Sekalinya diformalkan akan dimewahkan, apalagi oleh orang luar, malah akan hilang tujuan dan maksudnya. Dan biasanya gerakannya akan mati muda" tutur Ridwan Kamil pada akun Instagram pribadinya @ridwankamil yang dikutip AyoJakarta.com Senin (25/7/2022).
Baca Juga: Viral Video Jeje Slebew Ngamuk Saat Diminta Foto di Tengah Kerumunan: Minggir!
"Biarkan ini jadi cerita, bahwa fashion jalanan tetap adanya di jalan. Bukan di sarinah, bukan di podcast, bukan pula harus menginternasional," sambung Gubernur Jawa Barat itu.
Ridwan Kamil juga menyampaikan bahwa adakalanya mereka membutuhkan ruang ekspresi. Dan tidak perlu negara turut campur terlalu jauh. Tidak perlu pula individu-individu di luar komunitas ikut-ikut an mengatur-atur.
Selain itu Ridwan kamil juga menyarankan agar Baim Wong mencabut pendaftaran HAKI ke Kemenhumkam.
Baca Juga: Viral Video Jeje Slebew Ngamuk Saat Diminta Foto di Tengah Kerumunan: Minggir!
Dari postingannya tersebut banyak netizen yang setuju dengan pernyataan orang nomor 1 di Jawa Barat tersebut.
"Setuju pak, gak semuanya soal uang dan ga semuanya harus diuangkan" tulis @mestyariotedjo
"Setuju kembalikan ke mereka yang menciptakan.. kita suppo6 aja" tulis akun @abdullikecoffee
"Penjelasan baik di internet. Terimakasih pak Gub!" Tulis akun @jovialdalopez
"Ulah ngarawu ku siku" tulis akun @borisbokir_ artinya adalah jangan serakah.***