Metropolitan

4 Sektor Ini Mendominasi Perekonomian Di DKI Jakarta, Tertinggi di Wilayah Mana?

Oleh: Atiek Widyastuti Hadi Rabu 13 Nov 2024, 14:08 WIB
Perekonomian di DKI Jakarta didominasi oleh 4 sektor hingga 10 persen kontribusinya secara nasional.

AYOJAKARTA.COM -- Perekonomian di DKI Jakarta didominasi oleh 4 sektor hingga 10 persen kontribusinya secara nasional.

Empat sektor ini mendominasi kegiatan perekonomian di DKI Jakarta dengan kontribusi 10 persen secara nasional.

Kegiatan perekonomian di DKI Jakarta didominasi oleh 4 sektor. Perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, industri pengolahan serta jasa keuangan dan konstruksi.

Baca Juga: Mau Daftar KJP Plus Tahap 2 Tahun 2024? Ini 6 Syarat Utama untuk Jadi Penerima Kartu Jakarta Pintar!

Empat sektor tersebut memiliki persentase kontribusi di atas 10 persen. Pada 2023, untuk industri manufaktur yang kontribusi sebesar 11,87 persen.

Untuk industri alat angkutan merupakan sub kategori yang dominan dengan kontribusi di atas 50,00 persen sepanjang 2021-2023.

Kontribusi terbesar industri angkutan terjadi di tahun 2023 dengan angka mencapai 53,89 persen.

Baca Juga: Jakarta Pusat Miliki Jumlah Kepala Rumah Tangga Perempuan Tertinggi Se-DKI Jakarta, Ada Tinggal di Kontrakan

Dilansir Ayojakarta.com dari jakarta.bps.go.id, Rabu 13 November 2024, subsektor Industri Kimia, Farmasi dan Obat Tradisional menjadi sub kategori terbesar kedua dengan 12,94 persen.

Pada tahun 2023, wilayah Jakarta Utara jadi yang tertinggi kontribusinya terhadap manufaktur dengan 48,36 persen.

Wilayah dengan kontribusi industri manufaktur tertinggi kedua adalah Jakarta Timur sebesar 39,25 persen.

Baca Juga: Rekomendasi 8 Restoran Bali di Jakarta, Mulai Ayam Betutu hingga Nasi Campur Tersedia!

Kedua wilayah ini mendominasi kontribusi industri manufaktur karena terdapat

Kawasan industri Pulogadung di Jakarta Timur dan Kawasan Berikat Nusantara (KBN) di Jakarta Utara.

Di Jakarta Barat, kontribusinya sebesar 7,80 persen. Jakarta Selatan 2,68 persen, Jakarta Pusat 1,84 persen dan Kepulauan Seribu 0,08 persen.

Pada tahun 2024, jumlah industri manufaktur skala besar dan sedang di DKI Jakarta sebanyak 1.359 unit usaha/perusahaan yang tersebar di lima wilayah kota dan satu wilayah kabupaten.

Wilayah terbanyak ada di Jakarta Barat, dengan 468 unit usaha/perusahaan atau 34,44 persen.

Baca Juga: Ingin Hadir Langsung Nonton Debat Ketiga Pilkada Jakarta 2024? Simak Cara di Sini untuk Dapat Undangan

Wilayah yang juga memiliki industri manufaktur skala besar dan sedang di Jakarta Utara dengan 424 unit usaha/perusahaan atau 31,20 persen.

Reporter Atiek Widyastuti Hadi
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil