AYOJAKARTA.COM -- Jumlah kepala rumah tangga perempuan di Jakarta Pusat jadi yang tertinggi di DKI Jakarta.
Berdasarkan data hasil proyeksi Sensus Penduduk 2020 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta pada tahun 2023, jumlah penduduk di DKI Jakarta mencapai 10.67 juta jiwa.
Selama 2020-2025, laju pertumbuhan penduduknya diperkirakan mencapai 0,21 persen pertahun.
Baca Juga: Tinggi! Konsumsi Warga Jakarta untuk Rokok Duduki 3 Besar Pengeluaran Rumah Tangga
Dari segi jumlah, penduduk laki-laki lebih banyak dibandingkan penduduk perempuan, yakni 50,33 persen laki-laki dan 49,67 persen perempuan.
Dari perbandingan tersebut, yang berada di usia 55 tahun ke atas didominasi perempuan.
Hal ini memunculkan fakta, jika kelompok lansia didominasi penduduk perempuannya dibandingkan laki-laki.
Kondisi yang membuat peluang perempuan jadi kepala rumah tangga juga cukup besar.
Dilansir Ayojakarta.com dari jakarta.bps.go.id, Selasa 12 November 2024, 13,55 persen penduduk DKI Jakarta adalah seorang kepala rumah tangga perempuan.
Di Jakarta Pusat jumlah persentasenya yang tertinggi, yakni 18,66 persen.
Dari jumlah tersebut, 65,05 persen tinggal di rumah sendiri. Sementara 19,82 persen tinggal rumah sewa atau kontrakan.
Secara keseluruhan di DKI Jakarta 68,99 persen kepala rumah tangga perempuan tinggal di rumah sendiri.
Sebanyak 14,72 persen rumah tangga perempuan tinggal di rumah kontrakan atau sewa.
Ada 15,05 persen tinggal di rumah yang bebas sewa dan 1,24 persen di rumah dinas.

Share this article
Dari data hasil proyeksi Sensus Penduduk 2020, jumlah kepala rumah tangga perempuan di Jakarta Pusat jadi yang tertinggi di DKI Jakarta.