Metropolitan

Jakarta Collaboration Fund Siap Dongkrak Fiskal Daerah, Pramono Anung Tunggu Restu dari Kemenkeu dan Kemendagri

Oleh: Desi Kris Kamis 09 Okt 2025, 15:14 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Sumber: Instagram @pramonoanungw)

AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah menyiapkan program baru yakni Jakarta Collaboration Fund (JCF).

Kini, perancangan program JCF sedang menunggu persetujuan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menurut Pramono, program JCF ini bisa mendongkrak fiskal daerah.

Program ini disiapkan setelah pemerintah pusat memutuskan memotong anggaran TKD 2026 melalui RAPBN 2026.

Baca Juga: Tegas! Pramono Anung Tolak Atlet Israel untuk Ikut Kejuaraan Senam Artistik Dunia di Jakarta, Ini Alasannya

Diketahui, penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI yang awalnya Rp95 triliun kini menjadi Rp79 triliun.

JCF sendiri adalah program yang sudah direncanakan Pramono bersama Rano Karno saat kampanye Pilkada Jakarta 2024.

Program ini merupakan gagasan pembiayaan inovatif yang dirancang Pemprov DKI Jakarta.

Dengan JCF ini Pemprov DKI bisa mengurangi ketergantungan pada sumber dana tradisional (pajak, retribusi, dividen, dana transfer pusat) atau APBD untuk membiayai proyek-proyek pembangunan di Jakarta.

Baca Juga: Indonesia Kini Punya 2 Wakil Menteri Kesehatan, Mensesneg Ungkap Alasan Penambahan Jabatan di Kabinet Prabowo

Selain itu langkah ini diambil agar program pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan di tengah penghematan fiskal daerah.

Bukan hanya di Jakarta, program JCF ini nantinya juga bisa menjadi contoh investasi bagi daerah-daerah lain.

Lebih lanjut, Pramono memastikan jika efisiensi ini tidak akan mengganggu layanan publik.

Seperti proyek strategis dan investasi produktif akan tetap berjalan seperti biasa.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris