Metropolitan

Jadi Solusi Atasi Sampah di Jakarta, RDF Plant Rorotan Siap Dioperasikan Akhir Oktober 2025

Oleh: Desi Kris Selasa 14 Okt 2025, 10:48 WIB
RDF Plant Rorotan (Sumber: Istimewa/ beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Hadirnya RDF Plant Rorotan sangat diapresiasi oleh berbagai pihak dalam mengatasi pengelolaan sampah di Jakarta.

Percepatan operasional RDF Plant Rorotan pun sangat dinanti sebagai bagian dari upaya menyelesaikan persoalan sampah di ibu kota.

Dikatakan oleh Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ghozi Zulazmi, terdapat dua RDF yang ada di Jakarta.

"Pertama di Bantargebang yang sudah berjalan, dan satu lagi di Rorotan yang saat ini sedang dalam proses beroperasi. Harusnya di awal tahun 2025 sudah bisa beroperasi,” ujar Ghozi, dikutip dari beritajakarta.id, Selasa (14/10/2025).

Baca Juga: Rencana Pramono Anung Terbitkan Pergub Perdagangan Daging Anjing dan Kucing Didukung DPRD DKI Jakarta

Namun Ghozi mengatakan bahwa sempat ada kendala teknis di RDF Plant Rorotan, sehingga belum bisa beroperasi awal tahun 2025.

Lebih lanjut, ia optimis bahwa fasilitas ini nantinya sudah dioperasikan pada akhir Oktober 2025 ini.

"Bulan Oktober, sesuai kesepakatan teman-teman Dinas Lingkungan Hidup bersama masyarakat, RDF Rorotan ini akan dioperasikan. Tujuannya agar permasalahan pengolahan sampah di Jakarta bisa terselesaikan," tuturnya.

Ghozi juga mengatakan bahwa hingga kini Komisi D akan terus mengawal agar operasional RDF Plant Rorotan ini bisa berjalan lancar dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga: Jadwal Jakarta Job Fair Oktober 2025, Tersedia Ribuan Lowongan Kerja Gratis dan Terbuka untuk Umum!

Ia berharap, beroperasinya RDF Plant Rorotan ini bisa jadi solusi dalam menanggulangi persoalan sampah di Jakarta secara menyeluruh tanpa menimbulkan masalah baru.

Sebagai informasi, kapasitas pengelolaan di RDF Plant Rorotan ini adalah 2.500 ton sampah per hari, produksi RDF mencapai 875 RDF Baller ukuran 5x5 cm dan sumber sampah yakni dari 16 kecamatan di Jakarta Utara, Pusat dan Timur. ***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris