AYOJAKARTA.COM - Provinsi DKI Jakarta kini memiliki cara baru untuk pengelolaan sampah.
Buka hanya sekedar dibuang, sampah-sampah di Jakarta bisa dijadikan sebagai bahan bakar alternatif.
Diketahui, saat ini Jakarta memiliki dua RDF yakni Bantargebang dan Rorotan.
Dengan dua RDF Plant ini, Jakarta melangkah menuju kota yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.
Dua fasilitas ini menjadi simbol bahwa pengelolaan sampah bisa menjadi solusi nyata untuk masa depan kota.
Apa itu RDF?
RDF (Refuse Derived Fuel) merupakan teknologi pengelolaan sampah yang mengubah sampah jadi bahan bakar alternatif.
Dikutip dari akun Instagram @jakartasadarsampah, Senin (13/10/2025) proses RDF meliputi:
- Pemilahan
- Pengeringan
- Pencacahan
- Pembentukan RDF Baller
RD Plant ini lalu dimanfaatkan sebagai bahan bakar pengganti batu bara di industru, seperti pabrik semen.
Baca Juga: Prediksi Cuaca BMKG: 1 Wilayah akan Diguyur Hujan pada Sore Hari di DKI Jakarta
1. RDF Bantargebang: Pionir Pengelolahan Sampah Jakarta
RDF Bantargebang adalah fasilitas RDF pertama yang ada di Jakarta.
RDF ini mengelola dua jenis sampah yakni Municipal Solid Waste (MSW) yang merupakan sampah segar dari perkotaan dan Landfilled FOundry Waste (LFW) yang merupakan sampah hasil landfill mining dari TPA.
Namun saat ini kapasitas RDF Bantargebang sudah maksmimal.
Sehingga di Jakarta membutuhkan fasilitas tambahan dalam pengelolaan sampah.
Baca Juga: Jakarta Running Festival 2025: Catat Perubahan Rute TransJakarta
2. RDF Plant Rorotan
Hadirlah RDF Plant Rorotan, Jakarta Utara.
RDF Plant Rorotan ini bahkan menjadi pertama di Indonesia loh.
RDF Plant Rorotan memiliki luas area 7,87 hektare, kapasitas pengelolaan yakni 2.500 ton sampah per hari, produksi RDF mencapai 875 RDF Baller ukuran 5x5 cm dan sumber sampah yakni dari 16 kecamatan di Jakarta Utara, Pusat dan Timur.
Hadirnya RDF Plant Rorotan ini diharapkan bisa:
Baca Juga: Perkuat Program MBG, 34 Personel TNI AD Lakukan Pelatihan di Singapura
- Mengurangi beban TPST Bantargebang hingga 30 persen.
- Meningkatkan efisiensi sistem pengelolaan sampah
- Menyediakan soslusi energi alternatif dari hasil pengelohan sampah.
Sebagai informasi, yang menjadi offtaker utama dari RDF Plant Rorotan ini adalah PT Indocement Tunggal Prakarsa.
Kolaborasi ini memastikan RDF dapat menghasilan pengelolahan sampah yang bisa dimanfaatkan langsung sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan di industri semen.
RDF Plant Rorotan ini juga menjadi simbol transformasi Jakarta, bukan sekadar fasilitas pengolahan sampah.
Tapi juga mencerminkan pergeseran besar dalam cara Jakarta mengelola limbah dari membuang menjadi memanfaatkan.
Selain itu, RDF ini menjadi langkah nyata Jakarta untuk menuju kota lebih cerdas, efisien dan berkelanjutan.
Ini adalah contoh nyata inovasi dalam pengelolaan sampah.***
Share this article
Berikut ini adalah perbedaan dari dua RDF Plant yang ada di Jakarta yakni Bantargebang dan Rorotan.