Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Gerak Cepat Perbaiki Tanggul Roboh dan Longsor Demi Keamanan Warga

Oleh: Desi Kris Minggu 02 Nov 2025, 10:53 WIB
Tanggul roboh dan longsor di Jakarta. (Sumber: beritajakarta.id/ Nugroho Sejati)

AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta mealui Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta gerak cepat memperbaiki tanggul roboh dan longsong di Jakarta.

Hal ini terjadi akibat hujan deras dan debit air yang tinggi pada Kamis (30/10).

Tanggul roboh dan longsor terjadi di beberapa wilayah Jakarta Selatan.

Berbagai upaya pun dilakukan salah satunya dengan menurunkan tim ke seluruh titik kerusakan tanggul, terutama di wilayah rawan banjir.

Baca Juga: Deretan Warisan Pesan Bijak Marojahan Sintong Sijabat yang Akan Selalu Diingat Jerome Polin Seumur Hidup

Berikut adalah 5 titik tanggul kali roboh

•Tanggul Kemang Village (Lippo Mall Kemang) dari aliran Kali Krukut, sepanjang 13,5 m.

•Tanggul Baswedan (Jatipadang, Pasar Minggu) dari aliran PHB Pulo sisi Sabili 25 m dan sisi lahan kosong 25 m.

• Tanggul di Kali Krukut segmen Plaza Bisnis Kemang, sepanjang 30 m.

•Tanggul di JI.Kemang UtaraIX,MampangPrapatan dari aliran Kali Mampang, sepanjang 6 m.

• Tanggul di JI. Taman Kemang Bangka (sebelah Wisma Anugraha) dari aliran Kali Krukut, sepanjang 3 m.

Baca Juga: Target 2027, Rano Karno Bagikan Strategi Kota DKI Jakarta Jadi Kota Sinema Bak BFF dan Cannes

3 titik tanggul longsor

•JI. Kemuning, Pejaten Timur, Pasar Minggu dari aliran Kali Ciliwung sepanjang 6 m.

•JI. Gunuk Raya, Pejaten Timur, Pasar Minggu dari aliran Kali Ciliwung sepanjang 14 m.

•JI Adityawarman Selong, Kebayoran Baru dari aliran PHB Adityawarman sepanjang 25 m.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Mengalami Daddy Issue dan Cara Mengatasinya

Langkah penanganan darurat langsung dilakukan untuk menahan limpasan air dan mencegah genangan meluas ke permukiman warga.

Suku Dinas SDA Jakarta Selatan melakukan penanganan darurat dengan membangun tanggul sementara.

Tanggul sementara ini dibuat dengan menggunakan karung berisi pasir untuk menahan limpasan air di lokasi-lokasi terdampak.

Selain itu, cerucuk kayu dolken dan karung pasir dipasang pada titik-titik longsor sebagai langkah sementara.

Dalam hal ini, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen melakukan perbaikan menyeluruh terhadap infrastruktur pengendali banjir, terutama di kawasan rawan seperti Jakarta Selatan.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris