AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat langkah mitigasi menghadapi potensi banjir saat musim hujan, salah satunya dengan menyiagakan lebih dari seribu unit pompa di beberapa titik rawan.
Selain itu juga penguatan rumah pompa dan pintu air hingga penyiagaan petugas di berbagai titik rawan juga disiapkan untuk Jaga Jakarta saat cuaca ekstrem.
Beragam upaya ini dilakukan sebagai komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk meningktakan ketangguhan kota dalam menghadapi curah hujan tinggi dan potensi banjir.
Penyiapan pompa banjir ini terdiri dari pompa stasioner, pompa mobule, dan pintu air yang diharapkan bisa bekerja maksimal saat kondisi pra maupun saat penaganan banjir.
Terdapat 560 unit pompa stasioner yang tersebar di 191 lokasi.
Kemudian ada 627 unit pompa mobile yang tersebar di lima wilayah administrasi Jakarta.
Pompa mobile tersebut akan menjangkau lokasi banjir atau genangan yang tidak bisa dijangkau dengan pompa stasioner.
Sedangkan rumah pompa dan pintu air disiagakan untuk antisipasi banjir rob:
- Pintu Air Marina
- Pompa/ Polder Kali Asin
- Pompa Ancol
- Pompa Junction PIK
- Pompa Muara Angke
- Pompa Pasar Ikan
Baca Juga: Dimulai Bertahap 2026, Pemprov DKI Jakarta akan Buat Regulasi Pembatasan Medsos bagi Pelajar
- Pompa Tanjungan
- Rumah Pompa Waduk Pluit
- Rumah Pompa Polder Kamal
Selain itu, Pemprov juga telah menyiagakan 3.908 personel pasukan biru yang dikerahkan untuk berjaga dan melakukan pemantauan rutin di lapangan.
Di sisi lain, warga juga bisa ikut serta Jaga Jakarta dalam mengantisipasi banjir dengan selalu menjaga kebersihan dan rutin membersihkan saluran-saluran air mulai dari lingkungan rumah.***