AYOJAKARTA.COM - Maraknya kasus tawuran yang terjadi di kawasan Manggarai beberapa waktu lalu, bahkan terjadi selama 2 hari berturut-turut tentu menyimpan kekhawatiran.
Menanggapi kasus ini, Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian mendukung usulan menjadikan kawasan Manggarai sebagai kawasan prioritas keamanan terpadu.
Justin menilai, penerapan patroli permanen yang melibatkan Satpol PP dan kepolisian seharusnya sudah lama dilakukan di kawasan rawan tawuran maupun bentrokan antarwarga, sehingga Manggarai dapat ditetapkan sebagai wilayah pengawasan khusus.
Baca Juga: Pemprov DKI Dorong Transformasi Bank Jakarta Lewat Peluncuran Kartu Debit Visa
“Terkait patroli permanen, saya kira itu memang harus dilakukan sejak dulu, terutama di daerah-daerah yang rawan tawuran,” ujar Justin, Senin (5/1).
Lebih lanjut ia menyebutkan sebaliknya patroli dari Satpol PP dapat dilakukan secara rutin.
Selain patroli, Justin juga menekankan pentingnya pemasangan kamera pengawas (CCTV) secara masif.
Tak sampai di situ tentunya harus memiliki kebijakan yang dapat memberikan sanksi tegas dan efek jera dengan dilakukan revisi terhadap Perda Ketertiban Umum DKI yang sudah usang.
“Tanpa penindakan tegas, tidak akan ada efek jera dan budaya kepatuhan hukum tidak akan pernah terbentuk,” tandasnya.
Sebagai informasi di awal Januari 2026, sempat terjadi bentrokan dari 2 wilayah di kawasan Manggarai dengan melemparkan petasan.
Walaupun tidak menyebabkan korban jiwa mmeninggal, namun aksi tawuran ini sangat berbahaya terlebih di lingkungan masyarakat.***