AYOJAKARTA.COM – Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, M Subki, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan penyerahan ijazah tahap kelima dalam program pemutihan ijazah yang dijalankan Pemprov DKI Jakarta.
Ia menilai program tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang selama ini terkendala biaya untuk menebus ijazah.
Menurut Subki, ribuan warga kini akhirnya bisa memiliki dokumen pendidikan yang sangat penting untuk melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan.
Pada pelaksanaan tahap kelima, tercatat lebih dari 2.000 ijazah berhasil diserahkan kepada para pemiliknya.
Baca Juga: Revitalisasi Pasar Kombongan Dinilai Perkuat Peran Pasar Rakyat di Jakarta
Lebih lanjut Subki menegaskan, keberhasilan program ini mencerminkan kehadiran pemerintah untuk memastikan akses pendidikan yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan dibukanya kembali akses terhadap ijazah, warga kini punya peluang lebih besar untuk memperbaiki taraf hidup dan masa depan mereka.
“Program (pemutihan ijazah) yang luar biasa dan sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Subki, Kamis (8/1) dikutip dari beritajakarta.id.
Baca Juga: 2 Aksi Demo Buruh Hari Ini: Intip Deretan Tuntutan Aksi di Depan Istana Negara dan PN Jakarta Pusat
Subki juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Dinas Pendidikan DKI Jakarta, serta Baznas Bazis yang telah bersinergi dalam merealisasikan program pemutihan ijazah tersebut.
Ia juga turut menyoroti keterlibatan madrasah dalam program ini.
Dari total penerima pada tahap kelima, lebih dari 1.200 ijazah yang ternyata berasal dari lulusan madrasah.
Menurut Subki, keterlibatan madrasah menunjukkan bahwa program pemutihan ijazah semakin inklusif dan sejalan dengan harapan Komisi E DPRD DKI Jakarta, agar kebijakan pembebasan ijazah tidak terbatas pada sekolah di bawah Dinas Pendidikan saja.***