AYOJAKARTA.COM - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Al Fatih, menilai keberhasilan Pemprov DKI Jakarta mengaktifkan kembali Pasar Kombongan, Kemayoran, menjadi langkah konkret dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di Ibu Kota.
Pasar yang sempat terbengkalai hampir lima tahun itu kini hadir dengan konsep baru yang lebih tertata, fungsional, dan modern.
Al Fatih mengapresiasi kolaborasi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama jajaran Pemprov DKI dan Perumda Pasar Jaya yang mampu menghidupkan kembali pasar rakyat tersebut.
Menurutnya, revitalisasi pasar ini menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap pelaku usaha kecil dan menengah yang bergantung pada keberadaan pasar tradisional.
Ia juga menyebut, pembaruan Pasar Kombongan tidak hanya fokus pada aspek fisik, tapi juga mengedepankan prinsip ramah lingkungan dan modernisasi layanan.
Mulai dari keberadaan fasilitas sertifikat laik fungsi (SLF), penerapan sistem pembayaran non-tunai melalui QRIS, hingga pemanfaatan energi surya menjadi bukti bahwa pasar rakyat didorong untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, langkah ini membuktikan bahwa pasar tradisional tidak ditinggalkan oleh kemajuan.
"Justru didorong untuk terus beradaptasi dan berkembang,” ujarnya dikutip dari beritajakarta.id.
Meski demikian, ia mengingatkan adanya sejumlah pekerjaan rumah yang perlu segera diselesaikan, khususnya terkait akses kendaraan menuju kawasan pasar.
Al Fatih berharap, revitalisasi Pasar Kombongan dapat menjadi contoh bagi reaktivasi pasar-pasar lain yang masih terbengkalai di Jakarta.
Ia menilai, masih banyak wilayah yang membutuhkan kehadiran pasar rakyat, termasuk kawasan seperti Pasar Gedong yang hingga kini belum kembali difungsikan secara optimal.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kesiapan pasar rakyat untuk menghadapi ekosistem digital.
Baca Juga: Soroti Dakwaan Nadiem Makarim, Mahfud MD: Ada Fakta yang Hilang dari Penjelasan Jaksa
Integrasi dengan layanan belanja daring, sistem pengantaran, serta kerja sama dengan platform digital dinilai perlu agar pasar tradisional mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern.
Dengan pengelolaan yang profesional, dukungan infrastruktur yang memadai, serta digitalisasi yang inklusif, pasar tradisional diyakini akan bertahan dan berkontribusi dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berkeadilan sosial.
Share this article
Pasar Kombongan yang mangkrak hampir lima tahun kembali beroperasi, dinilai jadi langkah konkret dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di Ibu Kota.