AYOJAKARTA.COM - Setidaknya terdapat 2 aksi demo yang diselenggarakan di DKI Jakarta pada hari ini Kamis, 8 Januari 2026.
1.659 personel dari pihak kepolisian diturunkan untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama berlangsungnya aksi demo hari ini.
Sebagai informasi, aksi unjuk rasa pertama dilakukan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di depan Istana Negara.
KSPI akan melakukan aksi penolakan atas penetapan UMP tahun 2026 di DKI Jakarta dan UMK di Jawa Barat.
Sedangkan aksi kedua dilakukan oleh Partai Buruh di daerah Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Aksi demo ini akan dilakukan sebagai bentuk solidaritas atas putusan sela bagi Delpedro, Khariq, Syahdan dan Muzafar, keempatnya merupakan tahanan politik aksi Agustus 2025.
Lantas apa saja tuntutan dari 2 aksi demo tersebut?
Berikut deretan tuntutan aksi demo yang terjadi di DKI Jakarta hari ini:
1. Aksi Demo KSPI
KSPI melakukan aksi unjuk rasa ini untuk meminta 2 tuntutan yakni:
- Revisi UMP DKI Jakarta 2026 menjadi 100 persen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yakni sebesar Rp5,89 juta per bulan, serta memberlakukan UMSP DKI 2026 sebesar 5 persen di atas 100 persen KHL.
- Revisi SK Gubernur Jawa Barat tentang penetapan nilai UMSK di 19 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat agar dikembalikan sesuai rekomendasi Bupati.Wali Kota masing-masing daerah.
2. Aksi Demo Partai Buruh
Dikutip ayojakarta.com dari Instagram resmi Partai Buruh setidaknya terdapat 4 tuntutan yakni:
- Bebaskan tanpa syarat seluruh tahanan politik Aksi Agustus 2025
- Hentikan kriminalisasi terhadap gerakan rakyat
- Jamin kebebasan berpendapat, berekspresi, dan berkumpul
- Tegakkan demokrasi dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Masyarakat diimbau untuk menghidari 2 titik ruas jalan aksi unjuk rasa yakni Jalan Merdeka Barat, Gambir dan sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.***
Share this article
2 aksi demo terjadi di DKI Jakarta hari ini berikut deretan tuntutan yang wajib kamu tahu.