AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta akan segera membangun tiga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang ramah disabilitas di sejumlah titik strategis pada tahun 2026.
Pembangunan JPO ini adalah bagian dari upaya meningkatkan keselamatan pejalan kaki sekaligus mewujudkan kota yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh warga.
Rencana ini disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Ia menyebut, Jakarta ditargetkan menjadi kota inklusif bagi penyandang disabilitas.
Nantinya akan tiga JPO yang dibangun yaitu di kawasan Sarinah, Kebayoran Lama, dan Senayan.
Dari ketiga JPO di atas, yang paling menjadi sorotan adalah di kawasan Sarinah.
Pramono memastikan JPO Sarinah nantinya akan dilengkapi fasilitas lift di sisi kiri dan kanan.
Fasilitas ini tentunya untuk memudahkan akses pengguna, termasuk penyandang disabilitas.
Baca Juga: BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional Lewat KPRS Subsidi
Selain itu, adanya lift juga bisa mempermudah masyarakat untuk terhubung langsung dengan transportasi umum, khususnya Transjakarta.
Lebih lanjut, Pram mengatakan jika pembangunan JPO ini nantinya tidak akan menghilangkan fungsi pelican crossing.
Dipastikan bahwa fasilitas penyeberangan di jalan tetap beroperasi bersamaan dengan JPO di atasnya.
Diharapkan dengan adanya JPO nanti bisa meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mendukung Jakarta sebagai kota global yang inklusif.***