Metropolitan

Kurangi Beban TPST Bantargebang, Pemprov DKI Jakarta Dorong Masyarakat untuk Memilah Sampah!

Oleh: Jinan Vania Barizky Rabu 11 Mar 2026, 13:51 WIB
TPST Bantargebang (Sumber: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Imbauan Pemprov DKI Jakarta, usai tragedi longsor sampah TPST Bantargebang, Bekasi yang menewaskan 7 orang.

Melalui Dinas Lingkungan Hidup, Pemprov DKI Jakarta mendorong masyarakat untuk mulai memilah dan mengurangi sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang.

Pemilahan sampah ini dilakukan mulai dari rumah tangga, perkantoran hingga kawasan permukiman.

Baca Juga: Ikut Hadir Bersih-bersih Pasar Kramat Jati, Menteri LH: Pengelolaan Sampah Dimulai dari Pemilahan

"Jika masyarakat semakin aktif memilah dan mengurangi sampah, maka pengelolaan sampah Jakarta akan semakin berkelanjutan dan beban TPST Bantargebang dapat berkurang," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto.

Selain itu, masyarakat pun diimbau untuk melakukan pengomposan sampah makanan.

Pemprov DKI Jakarta diketahui telah mengoperasikan Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan untuk mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif.

TPST Bantargebang diketahui menerima 7.354 ton sampah per harinya dari wilayah DKI Jakarta.

Sebagai informasi, telah terjadi tragedi longsor sampah TPST Bantargebang yang terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026, diketahui menewaskan 7 orang terdiri dari pedagang, pemulung hingga sopir truk.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky