AYOJAKARTA.COM - Salah satu bagian dari Gerakan Nasional Bersih Pasar, Pemprov DKI Jakarta diketahui berkolaborasi dengan pemerintah pusat untuk membersihkan kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta timur.
Setidaknya ratusan personel diturunkan agar kawasan Pasar Kramat Jati menjadi jauh lebih bersih dari sampah.
Aksi bersih-bersih diikuti langsung oleh Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso; Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq; Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri; serta Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin.
Baca Juga: Detik-detik Launching! BOBIBOS Mobile Unit Sudah Selesai Dibuat dan Siap Berangkat ke Timor Leste
"Bersihnya pasar rakyat seharusnya mencerminkan bersihnya budaya di masyarakatnya," ujar Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq dikutip oleh ayojakarta.com pada Rabu, 11 Maret 2026.
Saat ini, setiap pasar rakyat diminta untuk menyelesaikan pengelolaan sampahnya sendiri, hal ini penting mengingat volume sampah dari pasar tradisional di Jakarta setiap harinya mencapai lebih dari 1.000 ton.
"Kunci utama pengelolaan sampah adalah pemilahan dari sumbernya, yakni rumah tangga. Sehebat apa pun teknologi yang digunakan, pengelolaan sampah tetap harus dimulai dari pemilahan. Tanpa pemilahan, biaya pengelolaannya akan sangat tinggi," pungkasnya.***

Share this article
Pemprov DKI Jakarta diketahui berkolaborasi dengan pemerintah pusat untuk membersihkan kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta timur.