AYOJAKARTA.COM – Setidaknya 30 ribu pemudik yang mengikuti program mudik gratis Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memasuki tahap keberangkatan.
Setelah lolos proses verifikasi, para pemudik dijadwalkan berangkat pada 17 Maret 2026 dari kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
"Dinas Perhubungan telah mempersiapkan mudik yang difasilitasi Pemerintah DKI Jakarta. Pemberangkatan akan dimulai pada 17 Maret di Monas," ujar Pramono, dikutip ayojakarta.com pada Rabu, 11 Maret 2026.
Baca Juga: Jakpro Siapkan Tayangan Variatif dan Perbaikan Layanan Planetarium Saat Libur Lebaran 2026
Lebih lanjut, Pramono menyebutkan bahwa jumlah peserta program mudik gratis tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan rencana awal.
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 709 unit bus, lebih banyak dari rencana awal yang hanya 670 unit bus.
Pramono juga mengingatkan para pemudik yang telah mendaftar agar wajib melakukan proses verifikasi data. Jika tidak mengikuti tahapan tersebut, peserta tidak dapat mengikuti program mudik gratis ini.
Selain keberangkatan mudik, program ini juga menyediakan layanan arus balik bagi peserta.
Baca Juga: Kembangkan Produksi Migas di Tahun 2026, Ini Dia Strategi PHE
Penumpang dijadwalkan kembali ke Jakarta dari sekitar 20 terminal kota tujuan pada 26 Maret 2026. Sementara itu, pengangkutan sepeda motor untuk arus balik akan dilakukan pada 25 Maret 2026.
Untuk mengikuti program tersebut, calon pemudik diwajibkan menyiapkan sejumlah dokumen administrasi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta STNK bagi yang membawa sepeda motor.
Pendaftaran program mudik gratis ini dilakukan secara daring melalui situs resmi mudikgratis.jakarta.go.id, dan peserta yang telah mendaftar wajib mengikuti proses verifikasi data sebelum keberangkatan.

Share this article
Setidaknya 30 ribu pemudik yang mengikuti program mudik gratis Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memasuki tahap keberangkatan.