AYOJAKARTA.COM - Fenomena El Nino hingga ketidakpastian geopolitik global kini menjadi sorotan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Pramono Anung secara tegas berkomitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
"Di tengah dinamika global yang tidak gampang, ada dua yang ada di hadapan kita. Yang pertama adalah geopolitik perang di Middle East yang belum tahu dan kapan akan selesai. Yang kedua sebentar lagi kita akan memasuki El Nino yang panjang dari April sampai dengan September," ujar Pramono, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (17/4).

Menurut Pramono, Pemprov DKI akan memperkuat kebijakan fiskal melalui pengurangan pajak daerah untuk menghadapi dampak dari tekanan geopolitik global dan fenomena El Nino.
Pemprov DKI saat ini tengah melakukan kajian terkait hal ini untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap baik.
"Jakarta akan mengeluarkan instrumen hal yang berkaitan dengan perpajakan yang lebih kompetitif, lebih menarik sehingga tekanan geopolitik maupun tekanan ekonomi ini, kita memberikan relaksasi," ungkapnya.
Pramono menyebut, Pemprov DKI segera menyampaikan jumlah paket kebijakan terkait pajak yang telah disiapkan untuk mengurangi beban para pelaku usaha dan juga masyarakat.***