AYOJAKARTA.COM - Terdapat 2 imbauan yang diberikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat hadir dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Balai Kota Jakarta, pada Kamis, 16 April 2026.
Masyarakat DKI Jakarta diharapkan bisa menghadapi dua tekanan besar yakni perang Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran dan fenomena El Nino.
Pramono menyebutkan, kedua kejadian ini dapat berpotensi menimbulkan dampak bagi Jakarta.

Terlebih di bidang perekonomian, karena dampak dari krisisnya bahan bakar minyak (BBM).
"Sekarang ini ada dua tekanan besar yang akan dialami bersama-sama. Yang pertama konflik Amerika-Israel dan Iran dan El Nino," ujar Pramono dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber.
Sedangkan untuk fenomena El Nino diprediksi terjadi pada pertengahan April hingga September 2026.
Fenomena El Nino sendiri merupakan kondisi pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang dapat memicu perubahan pola cuaca secara global, termasuk di Indonesia.
Dampaknya, wilayah seperti DKI Jakarta berpotensi mengalami musim kemarau yang lebih panjang, penurunan curah hujan, hingga meningkatnya suhu udara.

Kondisi ini juga dapat memperparah risiko kekeringan serta berdampak pada ketersediaan air bersih dan ketahanan pangan.
Untuk mengantisipasi dampak tersebut, masyarakat DKI Jakarta diimbau mulai melakukan langkah sederhana sejak dini.
Di antaranya dengan menghemat penggunaan air, menampung cadangan air bersih, serta mengurangi aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah sembarangan.
Selain itu, warga juga disarankan menjaga kesehatan dengan cukup konsumsi air putih, menghindari paparan panas berlebih, serta memperhatikan kualitas udara yang bisa memburuk selama periode kemarau panjang.***
Share this article
Terdapat 2 imbauan yang diberikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat hadir dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.