Metropolitan

Gencar Operasi Ikan Sapu-sapu, Pakar Ilmu Lingkungan UI: Memang Cukup Berbahaya Secara Ekologis

Oleh: Jinan Vania Barizky Rabu 22 Apr 2026, 13:00 WIB
Operasi gabungan penangkapan ikan sapu-sapu dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta (Sumber: beritajakarta.id | Foto: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta gencar lakukan operasi pengendalian ikan sapu-sapu di perairan ibu kota.

Langkah ini diambil untuk menekan populasi ikan invasif yang dinilai telah merusak keseimbangan ekosistem air di Jakarta.

Operasi penangkapan ikan sapu-sapu mendapatkan respons positif dari Pakar Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (UI), Mahawan Karuniasa yang menyebutkan telah menganggu struktur ekosistem sungai-sungai di Jakarta.

"Memang ikan sapu-sapu ini cukup berbahaya secara ekologis ya, terutama kalau mendominasi populasinya, mendominasi komunitas ikan, khususnya di ekosistem sungai," ujar Mahawan dikutip ayojakarta.com pada Rabu, 22 April 2026.

Lebih lanjut, Mahawan menyebutkan bahaya utama dari dominasi ikan sapu-sapu yakni pada kemampuannya dalam bersaing dengan ikan-ikan lain, terutama dalam hal ruang dan makanan. Kondisi ini pun akan berdampak pada pengembangbiakan ikan lokal.

"Yang pertama kompetisi ruang dan pakan dengan ikan lokal, ikan asli ekosistem air sungai itu. Sehingga ada beberapa gangguan di pengembangbiakan, mulai dari telur dan fase-fase pertumbuhan ikan lokal," tuturnya.

Tak hanya itu, ikan sapu-sapu ini juga tidak layak untuk dikonsumsi karena mengandung zat pencemar yang berbahaya.

Sebagai spesies yang memiliki toleransi lingkungan yang sangat tinggi, ikan sapu-sapu mampu bertahan hidup di perairan dengan kadar polusi tinggi. Kondisi ini membuat pemulihan komunitas ikan asli akan menjadi semakin sulit.

Mahawan pun mengingatkan perlu adanya strategi jangka panjang untuk mengurangi dominasi ikan ini, mengingat spesies ini sangat kuat dalam bertahan hidup.

Ia juga menyarankan agar dilakukan penguatan komunitas spesies ikan lokal saat populasi ikan sapu-sapu sudah berkurang serta perbaikan ekosistem perairan.

"Jika memungkinkan ada semacam restocking spesies lokal yang memang benar-benar berbasis ilmiah bahwa memang spesies itu ada di situ, ditambahkan ikannya," tandasnya.

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky