AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menginstruksikan seluruh jajaran untuk mempercepat pengerukan sungai.
Langkah ini dilakukan, menyusul masih tingginya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir.
Bahkan, di beberapa wilayah dihantui hujan deras hingga menyebabkan banjir, meksi MBGK telah memprediksi fenomena El Nino sudah terjadi hingga September.
"BMKG secara resmi sebenarnya sudah menyampaikan bahwa bulan April akhir sampai dengan September itu akan El Nino," ujar Pramono.

Namun, hingga kini curah hujan yang cukup tinggi masih terjadi di beberapa wilayah di ibu kota.
Pramono menyampaikan curah hujan yang terjadi di beberapa waktu terakhir ini mencapai 150 milimeter per hari.
Oleh sebab itu, Pramono menginstruksikan Bappeda dan Dinas SDA untuk melakukan pengerukan sungai.
Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya banjir, jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.
"Saya sudah memerintahkan kepada jajaran Bappeda, kemudian juga kepada Sumber Daya Air untuk tetap mengantisipasi dan melakukan pengerukan sungai-sungai yang ada supaya kita tidak seperti kemarin," katanya.

Pemprov DKI tentunya juga terus melakukan koordinasi bersama BMKG untuk memnatau perkembangan cuaca dan potensi hujan ekstrem.
Diharapkan, dengan langkah pengerukan sungai yang dilakukan ini bisa meminimalisir banjir akibat curah hujan yang tinggi.***