Metropolitan

Menuju 5 Abad Kota Jakarta, Pilah Sampah dari Sumber Kini jadi Kebiasaan Baru Warga

Oleh: Desi Kris
Program Pilah Sampah dari Sumber (Sumber: Instagram @dinaslhdki)

AYOJAKARTA.COM - Menjelang usia lima abad Kota Jakarta, berbagai upaya pembenahan terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta, termasuk dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan.

Salah satu langkah yang kini mulai menjadi kebiasaan baru masyarakat adalah memilah sampah langsung dari sumbernya, baik di rumah tangga maupun lingkungan permukiman.

Dikutip dari akun Instagram @dinaslhdki, Gerakan Pilah Sampah Jakarta adalah ajakan untuk mengubah cara kita memperlakukan sampah sejak dari sumbernya.

Mulai dari rumah, masyarakat bisa memilah sampah organik, anorganik, B3 rumah tangga, dan residu agar sampah tidak tercampur begitu saja.

Dengan memilah sejak awal, sampah yang masih bernilai bisa lebih mudah didaur ulang.

Seperti sampah organik yang bisa dikelola lebih tepat, B3 rumah tangga yang tidak akan mencemari lingkungan, dan residu dapat ditekan.

Di usia Jakarta menuju 5 abad, kebiasaan kecil ini bisa menjadi langkah penting untuk menjaga kota tetap bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Kenapa sampah harus dipilah?

1. Sampah tercampur lebih sulit dikelola

2. Organik membuat sampah lain basah dan kotor

3. Anorganik kehilangan nilai daur ulang

4. Sampah B3 rumah tangga perlu pengelolaan khusus

5. Residu terus bertambah jika tidak dipilah

Kenali empat jenis sampah di rumah:

1. Organik: sampah yang berasal dari makhluk hidup dan bisa terurai secara alami

2. Anorganik: sampah yang berasal dari bahan non-alami atau hasil industri dan sulit terurai secara alami

3. B3 rumah tangga: sampah yang mengandung zat berbahaya dan bisa membahayakan kesehatan serta lingkungan

4. Residu: sampah yang tidak bisa didaur ulang atau dimanfaatkan kembali

Pilah sampah dari sumber bisa jadi budaya bersama:

- Warga memilah sampah dari rumah

- RT/RW membantu membangun kebiasaan di lingkungan

- Komunitas dan pelaku usaha ikut mengurangi sampah dari aktivitasnya

- Pemerintah menyiapkan sistem, edukasi, fasilitas, dan pendampingan

- Kota yang bersih butuh kerja bersama.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris