AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI akan menyiapkan strategi untuk menyesuaikan tarif layanan Transjabodetabek.
Pihak Pemprov DKI diketahui akan melakukan peningkatan kualitas dan skema tarif.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaludin yang menyebutkan bahwa Transjabodetabek tidak memiliki kendala besar namun harus memiliki koordinasi terkait sarana operasional seperti halte dan subsidi.

Sebagai informasi, Pemprov DKi Jakarta diketahui mengalokasikan Rp400 miliar untuk Transjabodetabe, atau sekitar Rp12 ribu per pelanggan untuk sekali perjalanan.
Dishub DKI akan memperluas tarif Integrasi antarmoda, yakni dengan skema tarif maksimal Rp10 ribu dalam tiga jam melalui aplikasi JakLingko, mencakup seluruh rute Transjabodetabek.
"Melakukan sosialisasi yang komprehensif terhadap urgensi penyesuaian tarif kepada masyarakat dengan melibatkan unsur pemangku kepentingan. Kemudian memperluas skema tarif Integrasi agar mencakup seluruh rute Transjabodetabek," pungkasnya.