Metropolitan

Jakarta Kreatif Festival 2026 Siap Digelar, Soroti Peran AI dan Ekonomi Digital

Oleh: Desi Kris
Pemprov DKI Jakarta Siap Gelar JKF 2026 di Istora (Sumber: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Jakarta Kreatif Festival 2026 akan kembali digelar sebagai salah satu agenda tahunan yang mendorong penguatan ekonomi kreatif di ibu kota.

Tahun ini, JKF 2026 menyoroti peran teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) serta perkembangan ekonomi digital sebagai bagian dari transformasi Jakarta menuju kota global.

Kegiatan yang akan berlangsung pada 4–5 Juli 2026 di Istora Senayan, Jakarta ini merupakan hasil kolaborasi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jabodebek.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut JKF menjadi salah satu ruang strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah yang saat ini menunjukkan tren positif.

Ia menilai, penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis digital akan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi Jakarta ke depan.

Diketahui, saat ini pertumbuhan ekonomi Jakarta tercatat mencapai 5,59 persen dan berkontribusi terhadap PBD sebesar 16,67 persen.

"Kolaborasi yang dilakukan antara pemerintah, OJK, Bank Indonesia, ekonomi kreatif, pelaku dunia usaha, itulah yang akan memberikan dampak nyata perubahan dari sebuah kota," ujar Pramono.

Pram juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi seperti AI dalam memperkuat daya saing sektor ekonomi kreatif.

Menurutnya, inovasi berbasis digital tidak hanya meningkatkan efisiensi, tapi juga membuka peluang baru bagi pelaku usaha, khususnya UMKM dan industri kreatif.

"Saya meminta yang namanya Innovative, Explore, Empower tidak setahun sekali, kalau bisa sebulan sekali, Pak. Karena kalau bisa sebulan sekali pasti itu akan meng-engineer dari pertumbuhan ekonomi di Jakarta," katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan mengatakan jika acara JKF 2025 ini akan menghadirkan ruang kolaborasi bagi pengembangan ekonomi kreatif melalui sport, music, dan film.

Dalam penyelenggaraan JKF 2026, sejumlah subsektor akan turut hadir untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, di antaranya UMKM, digitalisasi pembayaran, literasi ekonomi syariah, festival urban farming, dan olahan pangan.

JKF 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang festival tahunan, tetapi juga ruang kolaborasi yang mempertemukan teknologi, kreativitas, dan pembiayaan dalam satu ekosistem yang saling mendukung.

Selain itu, festival ini juga diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mempercepat transformasi Jakarta menuju kota global yang berbasis inovasi.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris