AYOJAKARTA.COM - Menjelang peringatan HUT ke 499 Kota Jakarta, berbagai harapan terus mengemuka terkait arah pembangunan ibu kota ke depan.
Selain dituntut untuk semakin maju dan berdaya saing sebagai kota global, Jakarta juga dinilai perlu memastikan kualitas hidup warganya yang harus menjadi prioritas utama.
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Farah Savira, menegaskan bahwa kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pesatnya pembangunan fisik dan daya saing global, tapi juga dari kemampuan kota tersebut dalam memberikan rasa aman, nyaman, dan tenteram bagi seluruh warganya.
Menurutnya, Jakarta harus dapat berkembang menjadi kota yang tidak hanya modern secara infrastruktur, tetapi juga ramah dan layak huni bagi masyarakat dari berbagai lapisan.

“Jakarta harus menjadi rumah yang nyaman, aman, dan tenteram bagi seluruh warganya,” ujar Farah, Jumat (19/6).
Ia menilai, dalam proses menuju kota global, sejumlah aspek pelayanan dasar tetap perlu menjadi perhatian utama.
Mulai dari keamanan lingkungan, pemerataan akses pendidikan, hingga penyediaan ruang publik yang bisa dimanfaatkan oleh anak-anak dan keluarga.
Farah juga menyoroti pentingnya upaya pencegahan berbagai bentuk tindak kriminalitas dan kekerasan di ruang publik maupun lingkungan permukiman yang hingga saat ini masih membuat resah masyarakat.

Menurutnya, rasa aman menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan kota yang benar-benar layak huni.
Di sektor pendidikan, ia menekankan bahwa akses pendidikan harus semakin terbuka dan mudah dijangkau oleh seluruh anak di Jakarta.
Hal ini penting agar tidak ada lagi anak yang terhambat pendidikannya atau putus sekolah karena keterbatasan akses.
Setiap anak, lanjutnya, memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri secara optimal.
Selain itu, keberadaan ruang publik yang ramah anak juga menjadi perhatian.

Farah menyebut ruang bermain yang aman dan nyaman sangat dibutuhkan sebagai sarana tumbuh kembang sekaligus ruang interaksi sosial bagi anak-anak di perkotaan.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan Jakarta sebagai kota global harus berjalan seiring dengan meningkatnya kualitas hidup masyarakat.
Pembangunan kota, kata Farah, tidak boleh hanya berorientasi pada aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga harus memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga.
Ia berharap Jakarta ke depan dapat menjadi kota yang tidak hanya maju secara global, tetapi juga tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kenyamanan, keamanan, dan keberlanjutan bagi seluruh warganya.
Dengan berbagai tantangan yang ada, Jakarta diharapkan mampu terus bertransformasi menjadi kota yang modern tanpa meninggalkan aspek sosial yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.***

Share this article
Selain dituntut untuk semakin maju dan berdaya saing sebagai kota global, Jakarta juga dinilai perlu memastikan kualitas hidup warganya.